Wednesday, October 27, 2021
Home > Berita > Mayoritas Penjual Rokok Ilegal Berada di Perbatasan Kuningan

Mayoritas Penjual Rokok Ilegal Berada di Perbatasan Kuningan

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Kuningan, Aries Susandi, mengungkapkan pentingnya monitoring terhadap penjualan rokok ilegal, agar masyarakat mengetahui penjualan rokok ilegal telah merugikan pemerintah.

“Monitor juga merupakan bentuk pembinaan atau bagian dari edukasi kepada masyarakat dan pedagang agar tidak sampai memperjualbelikan rokok ilegal,” ujar Aries saat dihubungi melalui sambungan telephone, Minggu (8/8/2021).

Dikatakan Aries, jika ditemukan penjualan rokok dalam skala besar akan ada penindakan secara tegasi. Namun bila penjualan tersebut masih dalam skala kecil, maka pedagang akan diberikan pembinaan.

“Saat ditemukan yang menjual rokok ilegal, Kita pengen tau pemasok dari mana, biar masyarakat tahu bahwa rokok ilegal memang salah,” tambahnya.

Dijelaskan Aries, rokok ilegal selain bisa merugikan negara akibat tak ada cukai sebagai standarisasi rokok. Rokok ilegal pun bisa berdampak terhadap kesehatan. “Karena kan ngga ada standarisasinya, jadi bisa merusak kesehatan, maka dari itu Kami ingin membuat peta di Kuningan apakah ada atau tidak penjualan rokok ilegalnya,” tambahnya.

Namun pasca monitoring, pihaknya tidak melihat penjualan dalam skala besar. “Di Kuningan masih dalam taraf wajar, kebanyakan pemasok dari luar kota, di sini tidak ada pengepul, hanya taraf penjual, itu pun kebanyakan berada di pinggiran,” tambahnya.

Aries menegaskan rokok dengan jenis dan merk apapim apabila ada pita cukainya, itu berarti termasuk rokok yang resmi.
“Jika ditemukan produses ilegal namun ada upaya untuk legalisasi, pihak bea cukai mau membantu kalau ada produsen yg mau proses legal,” katanya.

Dalam monitoring pihaknya menemukan tiga merk polos tanpa pita cukai dan palsu SKM SKT. “Jadi rokok yang pakai pita cukai bekas dan palsu SKM SKT itu ternyata enggak ada
industrinya, hanya petaninya saja yakni kelompok petani tembakau,” tuturnya

Aries menegaskan untuk Petani Tembakau Kuningan, bukan untuk produsen rokok tapi diperuntukan cerutu. (Dien)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru