Sunday, October 17, 2021
Home > Berita > Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, Kadinkes Kuningan Ingatkan Prokes

Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, Kadinkes Kuningan Ingatkan Prokes

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Penambahan kasus harian Covid-19 di Kabupaten Kuningan dalam kurun waktu dua hari ini terus meningkat.

Pada Minggu (28/6) tercatat kasus terkonfirmasi positif Corona mencapai 8404 orang, sedangkan pasien sembuh ada 6518 orang, dan yang meninggal sebanyak 234 orang.

Sedangkan penambahan kasus terus bertambah, hingga Senin (29/6) kasus pasien terkonfirmasi positif corona bertambah hingga 8890 orang, kemudian pasien sembuh ada 6604 orang, dan yang meninggal sebanyak 243 orang.

Dengan adanya penambahan kasus tersebut maka kasus Covid-19 melonjak drastis. Akibat melonjaknya kasus Covid-19 keterisian bed occupancy rate (BOR) di beberapa rumah sakit (RS) untuk pasien Covid-19 melebihi 60 persen.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Susi Lusiyanti mengungkapkan akibat melonjaknya kasus Covid-19,beberapa RS meningkatkan BOR untuk menampung pasien Covid-19. “Alhamdulillah sekarang KMC Luragung telah menyediakan layanan bagi pasien Covid-19 sebanyak 60 persen, kemudiam KMC Kuningan mencapai 40 persen, di RSUD juga ada penambahan tempat tidur sebanyak 20 buah, sebelumnya kemarin BOR mencapai 70 hingga 75 persen untuk BOR nya,”jelas Susi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (28/6/2021).

Sedangkan untuk RSUD Linggajati, pada Minggu (27/6) ada penambahan 30 hingga 40 tempat tidur, kini bertambah sebanyak 25 tempat tidur. “Untuk Eks RS Citra Ibu, saat bertambah hingga empat lantai dan sudah penuh,”ujarnya.

Dikatakan Dokter Susi dengan melonjaknya kasus Covid-19, Ia berharap agar masyarakat percaya bahwa virus Corona. “Mari tolonglah berjibaku bersama – sama, kita sama – sama berjuang dan terus menggunakan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, sebab virus Corona varian delta sudak masuk ke Indonesia dengan ruang yang lebih sempit,” pintanya.

Kadinkes Kuningan menjelaskan ruanh lebih sempit yakni dahulu dengan jarak dua atau satu meter masih aman, sekarang tidak bisa menjadi jaminan. “Karena mungkin saat ini dengan berpapasan saja bisa tertular, makanya tetap gunakan masker dengan memakai masker double agar virus tidak mudah menyebar, dan meminum vitamin c, serta hindari kerumunan,”katanya. (Dien)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru