Tuesday, October 27, 2020
Home > Berita > Walikota Tebing Tinggi ikuti peringatan Hari Bersih-Bersih sedunia

Walikota Tebing Tinggi ikuti peringatan Hari Bersih-Bersih sedunia

Keterangan foto - Petugas pemisah sampah dan Walikota lagi memisahkan sampah organik dan unorganik pada Hari Bersih_Bersih Dunia, Sabtu. (al)

Mimbar-Rakyat.com (Tebing Tinggi) – Kota Tebing Tinggi memperingati hari bersih-bersih sedunia atau World Clean-up Day (WCD), yang juga diadakan di seluruh dunia dan di Tebing Tinggi dipusatkan di Kompleks Perumahan Griya Permai, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis.

Kegiatan Sabtu itu dihadiri Walikota Tebing Tinggi, H.Umar Zunaidi Hasibuan, yang mengatakan, sampah bisa bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis, jika bisa memproses atau mendaur- ulangnya.

Walikota menyampaikan, WCD di lakukan di seluruh dunia dan “ kita harus ikut ambil bahagian dalam kebersihan lingkungan,  dan kita wajib aktif menjaga kebersihan lingkungan setiap hari.

Pada kegiatan ini Walikota juga memberikan bunga kepada warga sebagai tanda ucapan terima kasih karena mau berperan serta dalam kebersihan lingkungan.

“Bunga harus ditumbuh kembangkan sebagai suatu tanda akan keindahan lingkungan,” kata Umar Hasibuan.

“Nah, pada kegiatan hari ini,  mari kita pilah-pilah  sampah organik atau pun non organic. Sampah bukan lagi menjadi beban, sampah memiliki nilai ekonomis jika dikemas dan diolah dengan baik dan menjadi menambah pendapatan keluarga, Bisa membayar listrik, tagihan air atau lainnya,” jelas Walikota.

WCD adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dan bertepatan dengan 19 September.

Tujuannya, menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi.

Dari kepustakaan indorelawan.org  disebutkan, pada 15 September 2018, WCD yang pertama berhasil dilakukan serentak di 157 negara, menyatukan 18 juta orang dari seluruh dunia, dan mengumpulkan 88.500 ton sampah.

Pada  21 September 2019, WCD kedua berhasil dilakukan serentak di 180 negara, menyatukan 21,2 juta orang dan mengumpulkan 100. 000 ton sampah.

Aksi bersih-bersih pertama pada 2018, Indonesia berhasil menyatukan 7.688.332 relawan dan mengumpulkan 14.877 ton sampah dan pada 2019,  Indonesia berhasil menyatukan 9.539.315 relawan dan mengumpulkan 15.383 ton sampah.

Indonesia menorehkan sejarah dengan menjadi negara pemimpin bersih-bersih terbesar di dunia dua tahun berturut-turut.

Terima kasih kepada semua relawan dan stakeholders yang telah berpartisipasi untuk menjaga lingkungan kita bersama.  (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru