Wednesday, October 21, 2020
Home > Berita > Santri positif Covid 19 di Ponpes HK meningkat

Santri positif Covid 19 di Ponpes HK meningkat

Keterangan foto Camat Jalaksana, Tony Kusumanto. (dien)

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Klaster pondok pesantren Husnul Khotimah (HK) di Dusun Manis, Kecamatan Jalaksana, kembali mengalami kenaikan jumlah pasien positif Covid-19, setelah diumumkan hasil tes swab massal yang dilakukan di pondok itu.

Hal itu diungkapkan oleh Camat Jalaksana, Tony Kusumanto, usai melakukan monitoring swab massal di Halaman Pondok Pesantren HK, Selasa.

“Dari 77 yang diswab pekan lalu, pada Sabtu, 26 September, kini hasilnya sudah dapat diketahui yaitu berjumlah 37 terkonfirmasi positif,” ungkap Tony, dengan menambahkan, total yang terkonfirmasi positif menjadi 93 orang dan mereka dikarantina terpisah di lingkungan pontren HK.

Penambahan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif dibenarkan oleh Juru Bicara Covid-19, Agus Mauludin.

Agus menyatakan, dari penambahan 37 orang yang terkonfirmasi poistif, ada dua orang tenaga pengajar, warga pondok dan santri.

“Untuk antisipasi, kita akan memperketat lagi, termasuk check point juga akan dilakukan, termasuk warga yang datang dari luar kota,” kata Agus.

Keterangan foto – Humas Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Ustad Sanwani. (dien)  

Sementara itu Humas Ponpes HK, Sanwani menjelaskan kini pihaknya sedang berkoordinasi langsung dengan Satgas Covid-19, dan Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, yang saat ini tengah melakukan test swab lanjutan, sebanyak 400 orang.

“Langkah selanjutnya kita terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kuningan, dan sekarang juga sedang dilakukan test swab 400 orang bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat,” kata Sanwani.

Pihaknya pun tidak menyangka para santri terkonfirmasi Positif Covid-19, melihat kondisi para santri secara fisik baik – baik saja. “Awalnya tidak ada gejala, bahkan para santri bisa maen bola dan mereka ketawa – ketawa, Kami tidak menyangka,” imbuhnya.

Sedangkan penghuni pondok pesantren Husnul Khotimah Jalaksana, berjumlah 4275 orang, dengan rincian, 3600 santri, dan 675 tenaga pengajar.

“Alhamdulillah Kami mendapatkan bantuan untuk swab dari Pemprov Jabar sebanyak 5000 jiwa, yang akan kami gunakan untuk warga HK, dan sisanya digunakan untuk tetangga sekitar ponpes HK,” kata Ustad Sanwani.  (dien / arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru