Tuesday, October 20, 2020
Home > Berita > DPRD TebingTinggi setujui PAPBD 2020

DPRD TebingTinggi setujui PAPBD 2020

Keterangan foto - Suasana rapat Paripurna DPRD Tebing Tinggi, Kamis. (al)

Mimbar-Rakyat.Com (TebingTinggi) – Ranperda Perubahan APBD (APBD) Kota TebingTinggi tahun anggaran (TA) 2020 telah disetujui oleh enam Fraksi DPRD pada Rapat Paripurna, Kamis (17/9).

Rapat paripurna yang dihadiri Walikota Umar Zunaidi Hasibuan, dan para undangan lainnya, dibuka oleh ketua DPRD Kota TebingTinggi Basyaruddin Nasution.

Rapat diawali dengan pembacaan hasil rapat komisi gabungan dengan Eksekutif oleh Ketua Komisi I, Anda Yaser.

“Anggaran harus dimanfaatkan dengan baik,  RSU Kumpulan Pane agar membayarkan upah tenaga medis yang belum dibayarkan,, alat medis yang belum difungsikan agar difungsikan, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan agar memperhatikan persawahan dan membuat agrowisata, “kata Anda Yaser.

Setelah dibacakan hasil rapat Komisi Gabungan,  maka setiap fraksi membacakan pendapat akhirnya, diawali fraksi Nasdem. “Kenapa kepala dinas Perindagkop setelah diberhentikan,  dan saat ini dijadikan Plt.Kadis Perindagkop kembali,  apa tidak ada ASN yang lebih baik lagi, ” Kata Erwin,  juru bicara Fraksi Nasdem.

Kemudian, disusul dengan pendapat Fraksi Demokrat Amanat Keadilan (DAK), Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra,  Fraksi Nurani Kebangsaan . Lalu Fraksi PDI Perjuangan memyampaikan pendapat akhirnya, yang mengimbau agar Dinas Kominfo bekerjasama dengan media massa terverifikasi utk mensosialiasikan Covid 19, ” kata Waris, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan.

Tentang Rumah Sakit Kumpulan Pane yang merencanakan anggaran  alat  kesehatan untuk PAPBD 2020 sekitar Rp12,8 Milyar yang berasal dari Dana APBN atau DAK, Fraksi PDI Perjuangan minta agar permintaan anggaran tersebut jangan diterima.

“Masih ada alat kesehatan yang belum terpakai,  jadi jangan ditambah lagi anggaran untuk alat kesehatan,  karena alkes yang ada belum digunakan dengan maksimal, ” kata Waris.

Walikota TebingTinggi menyampaikan terima kasihnya kepada fraksi yang telah menyetujui Ranperda PAPBD TA 2020.

“Terima kasih masukan dan saran dari komisi serta fraksi fraksi agar ke depan hari OPD agar menjadi lebih baik lagi, ” Kata Walikota.

Walikota juga menambahkan, pada penyusunan APBD induk TA 2021, digunakan aplikasi khusus,  yakni Sistem Informasi Pembangunan Daerah atau SIPD.

“Dalam merancang APBD TA 2021, kita akan minta arahan kepada Kementerian dalam negeri bagaimana merancang anggaran biar bisa di laksanakan tepat awal tahun 2021,” kata Walikota. (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru