Sunday, September 27, 2020
Home > Berita > Dari Al-Quran tua sampai tanaman asli Indonesia di MTQ Tebing Tinggi

Dari Al-Quran tua sampai tanaman asli Indonesia di MTQ Tebing Tinggi

Keterangan foto - Al-Qur'an Tertua di Indonesia berusia 370 tahun. (al)

Mimbar-Rakyat.com (Tebing Tinggi) – Musabakoh Tilawatil Al Quran (MTQ) ke-37 Tingkat Propinsi yang dilaksanakan di TebingTinggi, 5-11 September 2020,  bukan hanya menampilkan para peserta yang memiliki keahlian membaca ayat suci Al-Quran, tapi juga memperlihatkan Al-Quran tua sampai tanaman asli Indonesia yang ada dalam Al-Quran.

Hal ini dapat dilihat di Museum Kota TebingTinggi yang berdekatan dengan Tenda-tenda Bazar di Arena MTQ ke-37 yang dibuka Gubernur Sumatera Utara itu.

Pantauan mimbar-rakyat.com Kamis di museum, terlihat Al-Quran tua berusia 370 tahun yang ditulis sekitar tahun 1070 H/1659M.

“Al-Qur’an milik Ichwan Azhari untuk museum Mushaf Kuno Sumatera Utara ini,  memiliki ukuran 32 CmX20CmX5Cm,” kata Ryan, pemandu museum.

Salah satu daya tarik dari Al-Qur’an itu,  karena terdapat kolofon atau tulisan singkat di bagian akhir halaman.

“Denggan adanya kolofon ini,  kita mengetahui tahun penyalinan Al-Qur’an tua ini,” kata Ryan.

Selain Al-Qur’an Tua, di museum itu juga dapat dilihat ada tanaman asli dari Indonesia yang khususnya berasal dari  Propinsi Sumatera Utara,  yaitu dari daerah  Barus  Kabupaten Tapanuli Tengah.

Keterangan foto – Tanaman Kapur Barus asal Indonesia, yang diceritakan dalam Al-Qur’an surat Al-Insan, ayat 5. (al)

“Tanaman ini juga diceritakan dalam Al-Qur’an surat  Al -Insan ayat 5 ,” kata pemandu yang masih kuliah semester tiga itu.

Dalam kepustakaan diterakan bahwa kapur atau kafur disebutkan satu kali dalam Al Quran. “Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,” (al-Insan ayat 5).

Kafur menunjuk pada dua produk yang berbeda. Pertama, sebagai campuran untuk makanan dan minuman, sedangkan kedua lebih berperan sebagai bahan obat luar yang mengandung racun.

Dalam Al Quran disebutkan penduduk surga kelak akan meminum anggur yang dicampur kafur tanpa menimbulkan efek negatif apa pun. Beberapa ulama berpendapat kafur merupakan copher yang berarti henna. Kapur barus menjadi salah satu bahan rempah yang diincar dari Indonesia di zaman dahulu. Sehingga ada yang beranggapan “air kaffur” di surat Al-Insan itu adalah air kapur barus dari pohon yang tumbuh di Indonesia.

Ryan juga menyampaikan, pameran di MTQ ke-37  Tebing Tinggi hanya sampai tanggal 11 September.

Namun bila ada pengunjung ingin melihat kitab suci itu, dapat berkunjung ke Museum Sejarah Al-Quran  di Gedung Serba Guna Sumatera Utara di Jalan William Iskandar,Medan.  (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru