Saturday, October 24, 2020
Home > Berita > Di tempat lain mulai hujan, di Desa Cihanjaro malah kekeringan

Di tempat lain mulai hujan, di Desa Cihanjaro malah kekeringan

Keterangan foto - Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, mengalami kekeringan dan warga sulit mendapatkan air. (dien)

Mimbar-Rakyat.com (Desa Cihanjaro, Kuningan) – Di berbagai daerah sudah memasuki musim penghujan termasuk  di sebagian wilayah Kabupaten Kuningan yang mulai basah, namun di Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkancana, malah kekeringan dan warga sulit mendapatkan air.

Hujan tidak membasahi tanah Desa Cihanjaro, sejak Juli lalu, sebab itulah warga berjalan kaki mencari sumber air, untuk digunakan sebagai keperluan sehari-hari.

Sutini, warga Desa Cihanjaro, mengatakan, ia harus menempuh perjalanan jauh untuk mencari air bersih, tidak jarang juga ia menandatangi penampungan air yang disediakan pemerintah desa.

“Ya selama tiga bulan ini, di sini mah kekeringan.  Cari air kemana-mana  aja,  tapi itu juga susah sekali,” ujarnya ketika ditemui Kamis.

Sebenarnya ada cara mudah untuk mendapatkan air bersih, yaitu dengan membeli satu tangki yang berisi 5000 liter air, namun bagi Sutini, hal itu tidak mungkin Ia lakukan.

“Saya gak mampu beli air segitu, untuk sehari-hari aja saya mah susah, buat anak jajan saja ngga ada,” keluh Sutini.

Tidak jauh berbeda dengan Sutini, Ratini seorang perempuan paruh baya yang juga warga Cihanjaro mengeluhkan bencana alam yang menimpanya. Untuk mendapatkan air bersih, Ratini harus mengambil air di sungai sejauh satu kilometer.

Sementara itu petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan mengungkapkan,  pihak sudah mendistribusikan air bersih ke Desa Cihanjaro, sejak Rabu.

“Kami sudah mulai mengirim belasan ribu air bersih  untuk warga desa di Kecamatan Karangkancana, sejak kemarin Rabu,”ujar Idit , saat di wawancara di lokasi.

Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kuningan,  Idit memaparkan, hingga pertengahan bulan September ini baru Desa Cihanjaro saja yang mendapat distribusi air bersih.

Padahal tahun lalu, kata Idit, di akhir bulan Juli saja sudah banyak desa di Kabupaten Kuningan yang meminta bantuan air bersih.

“Untuk pendistribusian baru di Desa Cihanjaro saja. Biasanya kalau tahun lalu di akhir Juli sudah banyak yang minta bantuan air bersih, tapi tahun alhamdulilah baru satu desa ini saja yang meminta,” ujar  Idit.  (dien/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru