Tuesday, January 26, 2021
Home > Berita > Cendol Siantar, mau panas atau dingin, ahh..sedaap

Cendol Siantar, mau panas atau dingin, ahh..sedaap

Penjual cendol panas atau dingin di Jalan Sutomo Kota Pematang Siantar.(al)

Mimbar-Rakyat.com (Pematang Siantar) – Kota Pematang Siantar tidak saja terkenal dengan selai dan roti Ganda serta minuman segar cap Badak, tetapi dalam beberapa belas tahun belakangan ini sudah ada ciri khas lainnya, yaitu cendol panas atau dingin.

Nah ketika berkunjung ke Siantar beberapa hari ini, disempatkan mendatangi pedagang cendol, yang terkadang dikerubuti penggemar cendol yang ingin membeli dan menikmati pemenuh rasa dahaga itu.

Salah seorang penjual cendol, Jafar Siregar, mengatakan, ia sudah berjualan cendol sejak 1998. Kereta sorong tempat cendolnya, berjejera di tepi jalan berdampingan dengan pedagang lain.

Para pedagang cendol itu rukun berjualan satu sama lain dan untuk mendapatkannya datanglah ke Jalan Sutomo, Pematang Siantar.

“Harga cendol panas 7000 rupiah per gelas.  Biasanya bisa laku sebanyak 70-100 gelas per hari, dari satu kereta cendol,” kata Jafar.

Jafar saat ini memiliki dua kereta sorong cendol, kereta sorong pertama dinamakan Cendol Panas Boru Lubis, karena istrinya boru Lubis.

Kereta sorong cendol yang kedua dinamakan Siregar dan dijaga oleh anak perempuannya,

“Bahan dari minuman panas ini adalah campuran santan, gula merah dan bahan lain seperti tepung beras atau sagu, ” kata Siregar yang sebelum jual cendol berprofesi sebagai karyawan swasta.

Bagi penikmat wisata kuliner, jika berkunjung ke Pematang Siantar bisa menikmati cendol panas ini, salah satu dari banyak jenis kuliner yang bertebaran di berbagai sudut kota Pematang Siantar.

“Cendol bisa disajikan panas dan bisa juga disajikan dingin seperti cendol-cendol yang di jual di daerah lain,” kata Jafar.

Di dekat kereta sorong Jaffar, terdapat kereta sorong lainnya, juga penjual cendol, dengan nama Mak azis, yang sudah lebih dahulu berjualan di kawasan itu.

Jaffar dengan nada guyon berujar, “Kalau nanti ke Siantar lagi, atau ada teman Bapak yang mau ke Siantar, bilanglah agar mampir ke sini.”

“Mau cendol panas, mau cendol dingin, datanglah ke mari. Ahh..sedaap”.  (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru