Sunday, October 17, 2021
Home > Berita > Arab Saudi mengutuk serangan pasukan Israel di Al-Aqsa, 20 orang tewas di Jalur Gaza

Arab Saudi mengutuk serangan pasukan Israel di Al-Aqsa, 20 orang tewas di Jalur Gaza

Arab Saudi mengutuk serangan pasukan Israel di Al-Aqsa. (AFP/arab.news)

Mimbar-Rakyat.com (Riyadh) – Arab Saudi mengutuk serangan yang dilakukan pasukan Israel di Al-Aqsa. Demikian sebuah pernyataan kementerian luar negeri Arab Saudi mengatakan Selasa (11/5) pagi.

Tindakan Israel telah menimbulkan keprihatinan di dunia Muslim karena situs tersebut adalah salah satu situs paling religius dalam Islam.

Kementerian Luar Negeri Saudi mengecam keras serangan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan di masjid Al-Aqsa yang melanggar keselamatan dan keamanan jamaah, kata pernyataan itu. Seperti dikutip dari Arab News.

Arab Saudi mendesak komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas eskalasi peristiwa tersebut dan menyerukan penghentian segera setiap eksaserbasi yang melanggar pakta dan perjanjian internasional, tambahnya.

Di Jalur Gaza, otoritas Palestina telah melaporkan kematian 20 orang, termasuk sembilan anak-anak, ketika Israel menyerang militan yang menembakkan roket ke Yerusalem.

Polisi Israel menembakkan gas air mata dan granat setrum di dalam Masjid Al-Aqsa dan setidaknya tiga warga Palestina kehilangan mata setelah terkena peluru plastik yang menurut saksi ditujukan langsung ke kepala mereka.

Ketegangan di perbatasan Jalur Gaza dengan Israel terus meningkat menyusul konfrontasi kekerasan baru-baru ini di masjid dan di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem.

Lebih dari selusin tabung gas air mata dan granat kejut mendarat di masjid saat polisi dan pengunjuk rasa berhadapan di dalam kompleks bertembok yang mengelilinginya. Asap mengepul di depan masjid dan kuil berkubah emas di situs tersebut, dan bebatuan berserakan di alun-alun di dekatnya. Di dalam satu area kompleks, sepatu dan puing-puing berserakan di atas karpet berornamen.

Masjid ini berada di puncak bukit yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam dan paling suci dalam Yudaisme. Ketegangan di situs itu, yang dikenal umat Islam sebagai Tempat Suci Mulia dan bagi orang Yahudi sebagai Temple Mount, telah memicu serangan kekerasan berulang kali di masa lalu.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru