Wednesday, September 22, 2021
Home > Berita > Urban Legend: Kisah Dibalik Patung Gadis Desa, Talaga Biru Cicerem

Urban Legend: Kisah Dibalik Patung Gadis Desa, Talaga Biru Cicerem

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Ada yang berbeda saat kita menyambangi Telaga Biru Cicerem, Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, selain pemandangan danau yang berwarna biru dengan beraneka warna ikan, rupanya ada patung perempuan desa, Nyi Bomas Inten.

Patung Nyi Bomas Inten, dibuat oleh pengrajin patung, Avit Riadi menuturkan Nyi Bomas Inten merupakan cerita urban legend dari Telaga Cicerem. “Patung itu merupakan ikon dari gadis desa yang dahulu ada gadis desa kurang lebih seperti itu, dengan sosok mojang desa yang berkharisma yang melindungi dan mengayomi,”ujarnya, Sabtu (4/9/2021).

Dikatakan Avit, patung perempuan berkebaya dengan membawa boboko keluar air sumber kehidupan bagi masyarakat Desa Kaduela sekitarnya.

Pengelola Telaga Biru Cicerem, Iim Ibrahim mengungkapkan Nyi Bomas Inten adalah warga di Desa Kaduela yang kemudian menikah dengan pria keturunan Keraton Cirebon, Syekh Abdul Iman pada zaman Walisongo dulu.

“Dahulu Syekh Abdul Iman ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam di Desa Kaduela yang kala itu mayoritas warganya menganut agama Hindu,” terangnya.

Nyi Bomas Inten sendiri dilamar oleh Syekh Abdul Iman, yang bertemu sàya Syekh menyebarkan agama islam di Kaduela.

“Jadi istilahnya patung ini memang menggambarkan sosok penunggu disini yakni Nyi Bomas Inten itu karena katanya masih menjaga tempat ini, tapi Saya tidak tahu persis perjalanan Nyi Bomas Inten bersama Syekh Abdul Iman saat menyebarkan agama islam dulu di sini,” tambahnya.

Setidaknya, sambung Iim, dengan adanya ikon patung perempuan itu bisa membuat masyarakat mengingat dan mengetahui sedikit sejarah desa.

“Patung ini dibuat agar generasi muda juga bisa ingat sejarah Desa Kaduela ini gimana jadi sengaja dibuat patung ini. Patung ini juga kita jadikan ikon Talaga Biru Cicerem, biar orang kalau lihat patung ini ingat ada disini,” ungkapnya.

Meski menggambarkan sosok penunggu Telaga Biru Cicerem namun patung perempuan tidak tampak menyeramkan. Pengelola sengaja membuat patung ini komplit dengan air mancur agar terlihat indah. (Dien)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru