Tuesday, October 26, 2021
Home > Berita > BPP Darma Jadi Pilot Project Pelatihan dan Penyuluh Petani di Kuningan

BPP Darma Jadi Pilot Project Pelatihan dan Penyuluh Petani di Kuningan

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) merilis mengungkapkan lebih dari 1,5 juta petani dan penyuluh telah mendaftarkan diri dalam pelatihan petani dan penyuluh.

Dalam Pelatihan Penyuluh dan Petani yang digelar secara daring, oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pada Jumat (6/8/2021).

Saat membuka pelatihan tersebut Presiden Joko Widodo sekaligus mengapresiasi pelatihan wirausaha pertanian kepada 1 juta petani milenial dan kepada ribuan duta petani andalan. Pelatihan yang digelar secara online ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan daya saing produk jual Indonesia di pasar internasional.

“Semoga dengan pelatihan ini bisa meningkatkan daya saing produk pertanian dan juga meningkatkan profesionalisme petani di seluruh Indonesia,” ujar Preside Jokowi yang juga mengukuhkan 2.000 Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan.

Dikatakan Jokowi, jumlah total petani Indonesia yang ada saat ini, sebanyak 71 persen diantaranya sudah berusia 45 tahun. Sedangkan petani yang di bawah usia 45 hanya 29 persen.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Presiden Jokowi berharap pelatihan ini bisa meningkatkan daya saing produk pertanian dan juga meningkatkan profesionalisme petani di seluruh Indonesia.

Di Kabupaten Kuningan sendiri, agenda Pembukaan Pelatihan Penyuluh dan Petani berpusat di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Kecamatan Darma, Jalan Raya Cageur.

Kegiatan dihadiri utusan dari BPP Lembang Provinsi Jabar, Kepala UPT BPP Darma, Koordinator BPP Darma, Penyuluh Pokjakum Pertanian Kabupaten dan seluruh Penyuluh Pertanian se-Kecamatan Darma secara Daring.

Kepala UPT BPP Darma, Momon Siraj, menjelaskan bahwa upaya Pelatihan Penyuluh dan Petani juga sangat diharapkan terselenggara di Kuningan.

“Alhamdulillah pembukaan kegiatan hari ini juga dihadiri dari BPP Lembang. Kebetulan BPP Darma merupakan BPP yang mendaftarkan peserta pelatihan terbanyak se Kabupaten, berjumlah 80 orang, sehingga kegiatan zoom pelatihan ini dipusatkan di BPP Darma, ” paparnya.

Usai pembukaan pelatihan ini, dipaparkan materi seputar kebijakan pemupukan nasional dan pendampingan Kredit Usaha Rakyat bagi petani. Narasumber dalam pemaparan materi tersebut adalah Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dan Profesor Dedi Nursyamsi.

“Tadi baru dijelaskan soal KUR untuk petani yakni program pemerintah melalui kementerian pertanian yang bekerja sama dengan perbankan nasional untuk menyalurkan bantuan stimulan permodalan bagi petani untuk meningkatkan produktifitas mereka, ” ungkap Momon.

Terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Ukas Suharfaputra, menyampaikan kepada kuninganreligi.com bahwa pihaknya menyambut baik dilakukannya pelatihan Penyuluh dan petani ini.
“Zoom pencetakan sejuta Penyuluh dan petani ini sangat bagus, karena peran Penyuluh Pertanian sangat dibutuhkan di lapangan.

Ketika soal teknis di lapangan para petani sangat butuh Penyuluh untuk meningkatkan produktifitas Pertanian mereka, ” tambahnya.
Pihaknya sangat berharap perhatian semua pihak pada para Penyuluh ini terus ditingkatkan. Apalagi jumlah Penyuluh Pertanian di Kuningan masih dianggap kurang.
“Kita baru memiliki 400 jumlahnya, jadi bisa dikatakan satu Penyuluh ini harus bisa membina 2 desa. Diharapkan satu desa satu Penyuluh, ” katanya.

Pihaknya sendiri masih berupaya agar perhatian bagi para Penyuluh Pertanian ini terus ditingkatkan. Salah satunya adalah dengan memperhatikan peningkatan biaya operasional yang bisa mereka Terima.
“Penyuluh itu harus bisa diperhatikan karena beban tugas yang mereka miliki tidak sebanding dengan kesejahteraannya, ” kata Ukas.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan Penyuluh, Eti Suhartini, mengaku gembira atas digelarnya pelatihan ini. Ia berharap kegiatan tersebut bisa jadi moment untuk meningkatkan kualitas sumberdaya diri.

“Untuk petani juga dijelaskan berbagai cara untuk meningkatkan produktifitas Pertanian dan akan mendapatkan fasilitas kemudahan untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat, ” pungkasnya. Dien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru