Friday, April 19, 2024
Home > Berita > Bekasi Raya > Tak Dapat Fasilitas Ambulance, Nenek Reaktif Covid Dilarikan ke RS Menggunakan Angkot

Tak Dapat Fasilitas Ambulance, Nenek Reaktif Covid Dilarikan ke RS Menggunakan Angkot

Mimbar-Rakyat.com (Bekasi) – Ini peringatan buat kita yang sehat untuk lebih berhati-hati lagi menjaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19. Pasalnya, ruang rawat rumah sakit sampai ke Instalasi Gawat Darurat ( IGD) pun penuh.Bukan cuma itu Ambulance pun sibuk mengangkut pasien sehingga banyak yang tak bisa terlayani saat membutuhkannya.

Karena hal demikian itulah, Kartini, nenek berusia 69 tahun yang reaktif Covid-19 terpaksa dibawa ke rumah sakit dengan mobil angkutan umum alias angkot.

Kartini warga Perumahan Villa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, sudah empat hari reaktif Covid-19. Namun kondisi kesehatannya semakin menurun , warga setempat bersama pengurus RT berikhtiar membawanya ke rumah sakit.

Karena kesibukan ambulance yang wiri-wiri ngantar pasien, Kartini tak bisa memanfaatkannya.hingga dia dibawa menggunakan angkot

“Kemarin sudah di bawa ke RSUD tapi karena kondisi kamar penuh Ibu dapat yang ditenda,. Saya takut kondisinya malah drop makanya dibawa pulang lagi” ujar Budi , putra dari Kartini, Senin.

Di rumah, kondisi Kartini kembali menurun, sehingga dibawa kembali ke rumah sakit. Lantaran kesulitan mendapatkan fasilitas mobil ambulance, warga bersama pengurus RT setempat mengevakuasi ke rumah sakit menggunakan sebuah mobil angkutan umum.(agus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru