Sunday, November 29, 2020
Home > Berita > Perseteruan Disdik dan RSUD Garut Diselesaikan Islah Tertutup

Perseteruan Disdik dan RSUD Garut Diselesaikan Islah Tertutup

RSUD Garut.

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Panasnya hubungan antara Dinas Pendidikan (Disdik) dan pihak RSUD Dr. Slamet Garut nampaknya segera dingin, menyusul adanya pertemuan sejumlah pimpinan Disdik dan pihak RSUD Garut.  

Mereka membahas hubungan kedua intansi yang memanas setelah adanya soal dalam try out (TO) yang menyudutkan pihak RSU, tapi pertemuan kedua belah pihak itu diadakan secara tertutup.

Direktur RSUD dr. Slamet Garut, Maskut Faridz melalui Humas rumah sakit, Lingga Saputra,   membenarkan adanya pertemuan kedua belah pihak, namun ia tidak menjelaskan dimana lokasi  pertemuan mereka.

Humas RSUD mengatakan, dalam pertemuan tertutup itu, dibahas masalah isu santer yang terjadi beberapa hari ini, yakni tentang soal TO dalam mata pelajaran bahasa dan mereka sepakat melakukan islah dan  pihak RSUD membatalkan rencana somasinya.

Lingga menjelaskan, ada tiga poin yang disepakati dari pertemuan itu, yaitu, Dinas Pendidikan harus meminta maaf kepada RSUD dr. Slamet Garut secara lisan maupun tertulis. Kedua, Dinas
Pendidikan harus mengklarifikasi tentang pemberitaan, dan ketiga pembuat soal atau orang yang terlibat di dalamnya harus diberikan sanksi tegas.

Kedua belah pihak menyepakati dan secara garis besarnya kedua belah pihak sudah melakukan islah, dan permasalahan pu dianggap selesai, kata Humas RSUD Garut.

Secara terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Garut Asep De Maman menyatakan, pertemuan kedua belah pihak yang berseteru itu sah-sah saja, tapi ia mengingatkan permintaan maaf kedua belah
pihak sepertinya tidak cukup.

“Sebab masalah ini masuk wilayah kejahatan atau fitnah. Saya juga dengar kabar, katanya mereka sudah islah. Tapi kami selaku komisi di DPRD yang membidangi tak pernah dilapori. Kapan pertemuannya ?
Islah siapa dengan siapa ? Di sana kan ada lembaga profesional seperti dokter dan perawat yang tersinggung atas kelalaian pihak Disdik itu,” katanya.

“Maka kalaupun ada islah, harus jelas, dan terbuka ke publik,” katanya. (Yat.R/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru