Monday, July 22, 2024
Home > Berita > Mensos Tri  Rismaharini:  Istrimu kau ajak menggelandang ini gimana?

Mensos Tri  Rismaharini:  Istrimu kau ajak menggelandang ini gimana?

Menteri Sosial Tri  Rismaharini berbicara kepada anak-anak jalanan di dekat perempatan Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (Foto: kemensos.go.id)

Mimbar-Rakyat.com (Jombang) “Ini kalian ngapain kok di sini ini? Kamu mau ke mana? Ini siapa, istrimu? Istrimu kau ajak menggelandang ini gimana? Habis ini pulang, kerja, saya ajari kerja. Buka kafe-kafe gitu, masak tidak bisa kamu,” ungkap Menteri Sosial Tri  Rismaharini.

Ucapan di atas terlontar dari mulut Mensos, sesaat turun dari kendaraan dekat perempatan Gambiran, dekat perempatan Gambiran, di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Begitu turun dari kedaraan yang  tiba-tiba menepi dan berhenti di emperan toko.

Tampak Mensos Risma turun dari kendaraan. Ia berjalan bergegas menuju sekelompok anak-anak yang tengah tidur-tiduran di emperan toko. Demikian menjurut laporan website resmi Kemesos, kemesos.go.id.

Kepada anak-anak jalanan, Mensos langsung melontarkan sejumlah pertanyaan. Sebelunya

rombongan Mensos bergerak dari Kantor Kecamatan Mojoagung dan tengah melaju perlahan menuju Kantor Kecamatan Ngoro. Saat posisi kendaraan dekat perempatan Gambiran, tiba-tiba rombongan menepi dan berhenti.

“Mau sampai kapan kalian kayak gini. Gak pengen berubah kamu? Sekarang sudah bisa sekolah, kenapa kamu kok tidak sekolah. Ibuku ya lulusan SD, tapi anaknya tidak boleh lulusan SD ngerti ya. Makanya abis ini kamu kerja, tak ajari,” kata Mensos.

“Nanti kamu pulang tak antar, mampir ke tempat ku satu persatu. Kamu balik ke orang tuamu ya. Nanti tak cari beneran loh kamu. Setelah ini kamu tak cari,” kata Menteri.

Kedelapan anak jalanan itu masih berusia di bawah umur dan berasal dari berbagai daerah, seperti dari Semarang, Sragen, Demak, hingga Malang. Mensos meminta Dinas Sosial Jombang dan balai terdekat untuk mendata dan membantu memulangkan ke daerah asal.

Mensos menginstruksikan kepada Balai Besar Prof. Soeharso Surakarta, untuk melakukan asesmen terhadap anak-anak tersebut. Dari asesmen bisa ditentukan jenis layanan yang sesuai untuk mereka.

“Tolong dibina dulu baru diajari kerja. Misalnya mengelola cafe atau jualan pulsa atau lainnya. Mereka yang orang tuanya juga hidup di jalanan, sekalian diberikan asesmen dan ajari kerja juga untuk orang tuanya,” katanya.

Berdasarkan data Balai Besar Prof. Soeharso Surakarta, ada 11 orang yang akan mendapatkan pembinaan. Mereka terdiri dari 4 orang perempuan dan 7 orang laki- laki yang telah tiba di balai.

Mensos melitas di wilayah itu Minggu (06/2) lalu, sekitar pukul 11.00, saat beranjak siang ketika kepadatan lalu lintas makin terasa. Rombongan kendaraan Menteri Tri  Rismaharini melintasi kawasan ini dengan kecepatan rendah

Mensos berada di Kabupaten Jombang untuk mengakselerasi pencairan bansos. Dijadwalkan bansos telah tuntas tersalurkan pada 15 Februari 2022.

Perempatan Gambiran, di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, identik dengan kepadatan lalu lintas. Maklum, di sekitar lokasi ini berdiri fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas publik.

Di situ ada sentra ekonomi, yakni Pasar Mojoagung, dan juga sub-Terminal Mojoagung. Angkutan kota, ojek pangkalan, becak,  dan pedagang kaki lima tumplek bleg (campur baur). Angkutan massal ada yang  ngetem ada juga yang wara-wiri mencari penumpang.

Terlebih jalur itu merupakan akses bagi bus antar kota antar provinsi. Bus dengan rute barat (Jakarta) dari timur (Surabaya) dan sebaliknya, melintasi jalur ini.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru