Monday, June 24, 2024
Home > Berita > Israel terus menyerang, 700 ribu orang Palestina melarikan diri

Israel terus menyerang, 700 ribu orang Palestina melarikan diri

Gumpalan asap membubung akibat pemboman Israel di Jabalia di Jalur Gaza utara pada 14 Mei 2024 (Foto: File AFP/Aljazeera)

Mimbar-Rakyat.com (Gaza) – Ribuan warga sipil Palestina di Gaza utara kesulitan air dan makanan setelah serangan Israel selama seminggu yang menyebabkan banyak korban jiwa di kedua belah pihak. Demikian menurut laporan aljazeera.com.

Israel, dikabarkan,  berencana mengerahkan lebih banyak pasukan dan “mengintensifkan” invasi darat ke Rafah selatan, tempat ratusan ribu warga sipil Palestina berlindung di kota yang dilanda perang tersebut.

Sementara Afrika Selatan mendesak ICJ untuk memerintahkan penghentian serangan Israel di Rafah, dengan mengatakan serangan terhadap kota paling selatan Gaza itu “harus dihentikan”.

Duta Besar Afrika Selatan untuk Belanda mengatakan: “Tujuh bulan yang lalu, Afrika Selatan tidak dapat membayangkan bahwa sebagian besar Gaza akan terhapus dari peta.”

Diperkirakan 700 ribu warga Palestina melarikan diri, masing-masing 600.000 orang  melarikan diri dari serangan Israel di Rafah dalam seminggu terakhir dan 100.000 lainnya dari utara Gaza.

Setidaknya 35.272 orang tewas dan 79.205 luka-luka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Revisi jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas mencapai 1.139 orang dan puluhan orang masih ditawan.

Aljazeera juga melaporkan, enam warga Palestina tewas dalam serangan Israel di kamp Jabalia, hari ini. Setidaknya enam orang tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Jabalia di Gaza.

Sekitar 30 pengungsi Palestina berlindung di rumah tersebut. Pekerja darurat sedang mencari korban luka di bawah reruntuhan.***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru