Friday, June 14, 2024
Home > Berita > Harga minyak mentah dunia naik, Indonesia naikkan harga BBM

Harga minyak mentah dunia naik, Indonesia naikkan harga BBM

Minyak mentah berjangka Brent naik 66 sen menjadi menetap di $93,02 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 26 sen menjadi menetap di $86,87 per barel. (Foto: Istimewa/Arab News)

Mimbar-Rakyat.com (Riyadh) – Harga minyak dunia naik pada hari Jumat (2/9) di tengah ekspektasi bahwa Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, akan membahas pengurangan produksi pada pertemuan pada 5 September, meskipun kekhawatiran atas pembatasan dan pelemahan COVID-19 China di pasar minyak.

Minyak mentah berjangka Brent naik 66 sen menjadi menetap di $93,02 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 26 sen menjadi menetap di $86,87 per barel.

Menteri keuangan Prancis mengatakan pipa Pyrenees bukan prioritas. Prancis harus fokus mengatasi tantangan energi jangka pendek yang ditimbulkan oleh musim dingin yang mendekat, Menteri Keuangan Bruno Le Maire mengatakan pada hari Sabtu ketika ditanya tentang kemungkinan pipa gas baru melalui Pyrenees.

“Tantangan jangka pendeknya adalah memiliki lebih banyak gas, lebih banyak minyak, lebih banyak listrik yang datang dari negara lain daripada Rusia,” katanya kepada wartawan pada konferensi pers di forum bisnis Ambrosetti di Italia utara, seperti dilaporkan Arab News.

“Ini adalah pertanyaan berbulan-bulan, berminggu-minggu, berhari-hari, saya tidak yakin bahwa pipa baru dapat membantu kita melewati musim dingin,” tambahnya.

“Mari kita fokus pada tantangan jangka pendek,” katanya, seraya menambahkan opini publik dapat mempertanyakan investasi dalam infrastruktur bahan bakar fosil karena justru mengharapkan percepatan dalam transisi energi hijau.

“Listrik dan hidrogen menurut saya lebih menjanjikan daripada pipa gas baru.”

Menteri energi Spanyol minggu ini mengkritik keengganan Prancis untuk mendukung proyek pembangunan sambungan gas ketiga antara kedua negara untuk mengurangi ketergantungan Eropa pada gas Rusia.

Indonesia naikkan harga BBM

Sementara Indonesia menaikkan harga bahan bakar bersubsidi sekitar 30 persen sejak hari Sabtu 93/9), karena pemerintah bergerak untuk mengendalikan subsidi yang membengkak meskipun ada risiko protes massal.

Harga bensin bersubsidi dinaikkan menjadi Rp 10.000 ($67 sen AS) per liter dari Rp 7.650, sedangkan solar bersubsidi naik menjadi Rp 6.800 per liter dari Rp 5.150, kata menteri energi Arifin Tasrif.

“Saya sebenarnya ingin harga BBM dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi, tapi anggaran untuk subsidi sudah tiga kali lipat dan akan terus meningkat,” kata Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers.

“Sekarang pemerintah harus mengambil keputusan dalam situasi yang sulit. Ini opsi terakhir pemerintah,” kata Jokowi, demikian presiden Indonesia akrab disapa.

Sedanng situasi gas Jerman tegang dan bisa memburuk. Demikian menurut regulator, seperti dilaporkan Arab News mengutip Reuters.

Situasi pasokan gas Jerman saat ini terjamin tetapi situasinya tegang dan penurunan lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan, kata regulator jaringan negara itu setelah Gazprom Rusia memperpanjang pemadaman pipa Nord Stream 1.

Rusia membatalkan tenggat waktu Sabtu untuk melanjutkan aliran melalui pipa, dengan mengatakan telah menemukan kebocoran minyak di turbin selama pemeliharaan.

“Cacat yang dituduhkan oleh pihak Rusia bukanlah alasan teknis untuk penghentian operasi,” kata regulator dalam laporan situasi gas hariannya.***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru