Sunday, September 27, 2020
Home > Berita > RSUD 45 Kuningan tutup kecuali untuk layanan cuci darah dan transfusi

RSUD 45 Kuningan tutup kecuali untuk layanan cuci darah dan transfusi

Ilustrasi - RSUD 45 Kuningan. (dien)

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Seluruh layanan penerimaan pasien di RSUD 45 Kuningan, tutup mulai Rabu hingga Minggu (30/8/2020),  kecuali bagi pasien Hemodialisa (cuci darah) dan Talasemia (transfusi darah).

Direktur RSUD 45 Kuningan, dr Deki Syaifullah, menuturkan alasan pihaknya menutup rumah sakit karena hasil dari swab massal kedua yang dilakukan pihak RSUD 45 pada awal bulan lalu ada 19 pegawai yang terdiri dari nakes dan petugas kebersihan terkonfirmasi positif.

Kemudian untuk hasil swab massal ulang sebanyak 400-an pegawai itu, ternyata didapatkan hasil yang sama, yakni 19 orang terkonfirmasi.

“Berdasarkan informasi yang kita terima dari Dinas Kesehatan Kuningan, ada 19 orang pegawai kita yang positif terkonfirmasi. Maka sesuai arahan komite medis sama IDI Kuningan, kita akan lakukan penutupan sementara layanan RSUD, kecuali untuk pasien cuci darah dan transfusi. Kedua layanan itu kan harus rutin tidak boleh disetop, kalau disetop berbahaya (bagi pasien),” ujar Deki.

Dilanjutkannya, dengan penutupan layanan sementara itu, sebagian pegawai RSUD 45 akan dirumahkan, terutama mereka yang terkonfirmasi positif dari hasil swab massal kedua.

“Meski masa inkubasi mereka sudah lewat, karena sudah kebih dari 14 hari sejak pelaksanaan swab, untuk 19 orang tersebut, selain dirumahkan, juga akan melakukan karantina mandiri, ” katanya lagi.

“Kenapa kita lakukan penutupan sekarang, karena fatalnya ada sebagian dari karyawan gizi kita (bagian konsumsi) yang terpapar. Meski selama ini tidak ada masalah, kita tetap harus jaga-jaga, ” imbuhnya.

Ia menandaskan, selama lima hari ke depan RSUD 45 tidak melakukan penambahan pasien, namun bagian pasien rawat inap tetap dilayani, karena mustahil untuk memulangkan pasien yang belum sembuh.

Efek penutupan RSUD 45 Kuningan dimana 19 orang pegawai dan tenaga kesehatan di RSUD 45 Kuningan terpapar Covid-19, calon pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sepi.

Petugas pendaftaran IGD, Zulkarnaen menuturkan hingga sore hari tidak ada satu pun pasien yang datang.

“Hingga kini calon pasien umum tidak ada satu pun yang datang untuk mendapat pelayanan medis,” ujar Zul, Rabu (26/8/2020).

Bersih-bersih

Pantauan di lingkungan RSUD tadi, sejumlah pegawai lainnya melakukan bersih -bersih ranjang pasien yang biasa digunakan di IGD tersebut.

“Iya kegiatan tadi biasa kita lakukan itu bersih-bersih ruangan dan perkakas medis serta ranjang pasien,”ujarnya.

Adanya informasi mengenai penutupan pelayanan umum di RSUD ini, kata dia, setidaknya sudah banyak diketahui lapisan masyarakat di Kuningan.

“Iya, informasi penutup ini otomatis kemungkinan sudah diketahui banyak orang,” katanya.

“Manajemen Rumah Sakit sudah kordinasi dengan lembaga medis lainnya. Seperti RS Juanda dan lainnya, jadi ketika warga ingin mendapat perawatan medis biasa, ini bisa dilakukan di rumah sakit lain,” ujarnya.

Di tempat yang berbeda, Juru bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin selain menutup pelayanan RSUD 45 Kuningan, pihaknya juga berencana menutup para pedagang yang berjualan di sekitar rumah sakit.

“Rencananya juga nanti para pedagang di rumah sakit akan diliburkan dan akan diswab juga, untuk antisipasi viru menyebar ke lokasi sekitar rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, pedagang sekitar, Mas Darno, kaget dengan rencana penutupan itu. “Waduh ditutup, saya belum dengar kalau nanti kita harus tutup dulu, soalnya kita tahunya pelayanannya aja yang ditutup,” kata Darno, seorang pedagang baso di kantin RSUD 45 Kuningan.

Darno pun berharap untuk sosialisasi terlebih dahulu, bila memang harus ditutup. “Ya mau bagaimana lagi, tapi seharusnya ada informasinya dulu. Biar siap-siap, kita ngga belanja buat dagang,jangan sampai pas sudah belanja masak terus disuruh tutup secara tiba-tiba,”ujar Darno pasrah. (dien/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru