Thursday, June 17, 2021
Home > Berita > Pasar Ramadhan di Malaysia dibayangi kekhawatiran

Pasar Ramadhan di Malaysia dibayangi kekhawatiran

Bazar Ramadhan sangat populer di Malaysia, pasar yang ramai dikujungi menjelang dan setelah berbuka puasa. (Foto: Arab News)

Mimbar-Rakyat.com (Kuala Lumpur) – Dua pekan memasuki bulan suci Ramadhan, dan meskipun mendukung keputusan pemerintah untuk membuka kembali bazar makanan tradisional, warga Malaysia menyatakan mereka tetap khawatir akan lonjakan infeksi penyakit virus corona (Covid-19).

Tidak seperti tahun lalu, ketika pemerintah membatalkan bazaar populer di bulan Ramadhan itu di hari-hari awal pandemi untuk membatasi penyebaran wabah, pasar sekarang diizinkan untuk beroperasi, asalkan pedagang dan pengunjung mematuhi prosedur operasi standar (SOP) yang ketat dan pemeriksaan.

Arab News melaporkan, awal bulan ini, Dewan Kota Kuala Lumpur menyatakan bahwa 65 bazaar diizinkan beroperasi mulai pukul 3 sore. sampai jam 8 malam. selama Ramadan, sebelum menegaskan kembali bahwa kepatuhan terhadap SOP adalah yang paling penting, terutama yang ditetapkan oleh Dewan Keamanan Nasional, seperti masker wajah wajib, pemindaian suhu tubuh, dan check-in dengan aplikasi seluler khusus.

Warga Malaysia saat membeli makanan untuk berbuka puasa di Bazar Ramadhan. (Foto: Arab News)

Bazar Ramadhan Malaysia sudah ada sejak 1980-an. Eddin Khoo, seorang aktivis budaya yang berfokus pada budaya Melayu, mengatakan bahwa konsep tersebut mendapatkan popularitas karena “budaya berbagi makanan”.
“Pada 1970-an, itu adalah industri rumahan berskala lebih kecil yang didasarkan pada gagasan makan bersama,” kata Khoo kepada Arab News.

Dia menambahkan bahwa nilai jual unik bazaar ini adalah melayani baik Muslim dan non-Muslim di Malaysia.
Bazar biasanya dihadiri oleh ribuan orang, yang keluar untuk makan larut malam setelah berbuka puasa saat matahari terbenam atau waktu buka puasa.

Mereka menampilkan ratusan kios dengan pedagang asongan dan pedagang kaki lima yang menjual hidangan lokal dan makanan panas.

Tidak seperti tahun lalu, ketika pemerintah membatalkan bazaar terkenal pada hari-hari awal pandemi untuk membatasi penyebaran wabah, pasar sekarang diizinkan untuk beroperasi.

“Tahun lalu, semua orang sangat merindukan bazar ketika dibatalkan karena pandemi. Saat itulah kami menyadari betapa pentingnya mereka bagi komunitas Malaysia, ”katanya.

Adit Rahim, 44, mengatakan kepada Arab News bahwa bazaar sekarang lebih kecil dibandingkan beberapa tahun terakhir. Namun, dia tetap “beradaptasi dengan situasi”, berharap keadaan di negaranya membaik.
Tercatat 395.718 kasus
Pada hari Senin (26/4), Malaysia telah mencatat 395.718 kasus Covid-19 dan 1.449 kematian, sementara 369.556 orang telah pulih dari penyakit tersebut sejak dimulainya pandemi tahun lalu.

Rahim mengatakan bahwa meskipun SOP sudah ada, SOP tidak “dijelaskan dengan baik, didokumentasikan dan disebarluaskan” di bazaar.

“Saat saya sampai di konter check-in, saya harus mengingatkan aparat penegak hukum untuk menegakkan jarak fisik, terutama dengan kehadiran anak-anak,” jelasnya.

Nurul Syazwani Yahi, 29, mengatakan dia “senang mengunjungi pasar” tapi “benar-benar prihatin” tentang lonjakan infeksi juga.

“Saya percaya kebersihan dasar perlu lebih ditekankan di bazaar karena masih sangat buruk,” katanya kepada Arab News.

Sementara itu, Wali Kota Mahadi Che Ngah mengatakan kepada Arab News bahwa protokol kesehatan diperlukan agar bazaar berjalan lancar. Untuk mengendalikan kerumunan di pasar, walikota mengatakan tim penegakan hukum yang terdiri dari pejabat dari berbagai departemen dalam dewan telah dikerahkan di pasar.

“Kami juga bekerja sama dengan polisi dan departemen imigrasi selama periode tersebut,” tambahnya.
Pihak berwenang di Malaysia bertujuan untuk menegakkan SOP dengan lebih ketat, sementara satu bazaar di negara bagian Selangor telah diperintahkan untuk ditutup karena kegagalan kepatuhan.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru