Thursday, January 27, 2022
Home > Berita > Arab Saudi mengizinkan jamaah asing masuk untuk umrah

Arab Saudi mengizinkan jamaah asing masuk untuk umrah

Umat ​​Muslim melakukan ritual keagamaan di sekitar Ka'bah, di Masjidil Haram, dalam hari ritual umrah di kota suci Mekkah pada tanggal 4 Oktober. (Foto Kementerian Haji dan Umrah Saudi melalui AP/Al Jazeera)

Mimbar-Rakyat.com – Sekitar 10.000 jemaah haji asing telah tiba di Arab Saudi, Minggu (1/11), untuk melakukan umrah setelah jeda tujuh bulan karena pandemi virus corona. Para peziarah harus diisolasi selama tiga hari setelah kedatangan, sebelum diangkut ke tempat-tempat keagamaan. Demikian menurut Amr Al-Maddah, wakil menteri haji dan umrah.

Al-Maddah mengatakan pengujian jemaah – yang semuanya berusia 50 tahun atau lebih muda – untuk COVID-19 akan terus dilakukan dan setiap kasus yang terdeteksi akan dipantau secara ketat.

Jutaan Muslim dari seluruh dunia biasanya melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk umrah dan haji. Keduanya memiliki ritual yang sama tetapi haji, yang diadakan setahun sekali, adalah ritual yang lebih panjang yang merupakan kewajiban sekali seumur hidup bagi umat Islam.

Arab Saudi, yang menggelar sebagian besar umrah awal tahun ini terbatas pada jamaah domestik. Mulai mengizinkan warga dan penduduk untuk melakukan umrah bulan lalu dengan kapasitas 30 persen, atau 6.000 jamaah sehari.

Tahun lalu negara Teluk itu menarik 19 juta pengunjung Umrah. Sebelum pandemi, lebih dari 1.300 hotel dan ratusan toko berdesakan sepanjang waktu untuk melayani para peziarah yang mengunjungi kota suci Mekah dan Madinah. Sebagian besar telah kosong dalam beberapa bulan terakhir.

Para jamaah tidak lagi diizinkan untuk menyentuh Ka’bah – sebuah bangunan batu yang dibungkus kain hitam bersulam emas dengan ayat-ayat dari Alquran. Ka’bah adalah bangunan paling suci dalam Islam dan arah yang dihadapi umat Islam untuk shalat dan berdoa; Menyentuhnya dianggap suatu kehormatan besar yang dihargai para peziarah di masa lalu.

Ziarah religius menghasilkan pendapatan $ 12 miliar bagi pengusaha penginapan, transportasi, hadiah (buah tangan), makanan, dan biaya jamaah. Begitu menurut data resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru