Thursday, January 20, 2022
Home > Berita > Pasien sembuh semakin meningkat, capai 1,5 juta orang

Pasien sembuh semakin meningkat, capai 1,5 juta orang

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Perkembangan pasien sembuh per 26 April 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,5 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.501.715 orang dengan persentasenya di angka 91,2%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 5.589 orang.

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis. Per 26 April bertambah sebanyak 178 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 100.652 kasus dengan persentasenya di angka 6,1%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 5.944 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.647.138 kasus.

Mengutip website covid19.go.id, Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyebutkan, pada perkembangan program vaksinasi Covid-19 jumlah penerimanya meningkat melebihi 11 juta orang atau angka tepatnya 11.844.579 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 110.656 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 6.998.304 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. DKI Jakarta menambahkan 1.339 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 392.566 orang, Jawa Barat menambahkan 835 orang dan kumulatifnya 242.804 orang, Jawa Timur menambahkan 664 orang dan kumulatifnya 134.280 orang, Jawa Tengah menambahkan 489 orang dan kumulatifnya 162.180 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 225 orang dan kumulatifnya dan kumulatifnya 33.424 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 1.941 kasus dan kumulatifnya 276.389 kasus, DKI Jakarta menambahkan 749 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 405.812 kasus, Jawa Tengah menambahkan 646 kasus dan kumulatifnya 182.673 kasus, Riau menambahkan 614 kasus dan kumulatifnya 42.315 kasus serta Jawa Timur menambahkan 247 kasus dan kumulatifnya 146.571 kasus.

Untuk pasien meninggal per 26 April juga bertambah sebanyak 177 kasus dan kumulatifnya mencapai 44.771 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 53 kasus dan kumulatifnya 7.960 kasus, Jawa Timur menambahkan 23 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 10.576 kasus, Jawa Barat menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 3.661 kasus DKI Jakarta menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya 6.608 kasus serta Riau menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya 1.039 kasus.

Dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 51.878 spesimen dan kumulatifnya 14.316.489 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 2.869.608 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 9.783.875 spesimen.

Positivity rate spesimen harian di angka 16,57% dan positivity rate spesimen mingguan (18 – 24 April 2021) di angka 18,20%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 121 spesimen. Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 36.867 orang dan kumulatifnya 9.621.322 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 7.974.184 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 30.923 orang.

Sementara positivity rate orang harian di angka 16,12% dan positivity rate orang mingguan (18 – 24 April 2021) di angka 12,21%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 68.297 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru