Jangan pernah sakiti hutan
Pohon-pohon ditebang
Bukit, gunung, dan lembah jadi tandus
Akibatnya alam jadi murka
Banjir, air bah, tak terbendung
Jembatan putus, rumah-rumah tetimbun lumpur
Kayu-kayu gelondongan menghantan ke sana sini
Harta benda hanyut entah ke mana
Rakyat juga yang menderita
Cukong perusak hutan ongkang-ongkang
Semua telah diatur
Para penjaga dan penguasa telah disuap
Yang salah telah disiapkan
Mereka adalah para kambing hitam
Rakyat korban biarkan terus berharap
Karena keserakahan para cukong tak peduli dampaknya
Demi membuka lahan dengan biaya murah, mereka bahkan membakar hutan seenaknya
Perbuatan mereka berjalan lancar karena dilindungi pejabat yang koruptor
Yang ikut meneror masyarakat ketimbang menindak cukong-cukong laknat
Kepada siapa lagi rakyat harus mengadu
Hanya bisa berdoa agar Allah menolong mereka
Karena itu suatu yang pantas dibanggakan
Ketika ada bupati, pajabat, di sejumlah wilayah turun tangan
Mengajak rakyat mencabuti bibit tanaman yang mendadak muncul di areal bekas kebakaran
Dan menggantinya dengan bibit tanaman yang bermanfaat bagi rakyat dan lingkungan
Ancaman yang ditebar melalui alat komunikasi tak mereka pedulikan
Mudah-mudahan banyak pejabat yang mengikuti langkah mereka
Gerakkan kekuatan yang ada untuk melawan pajahat perusak hutan
Termasuk melawan pejabat dan pihak tertentu yang menguasai hutan secara legal
Mereka yang membantu perusak demi kekayaan pribadi
Jangan biarkan bumi kita hancur dan hangus karena keserakahan kelompok tertentu
Lakukan perbuatan dan tindakan nyata
Jangan hanya berwacana namun tidak pernah berbuat
Hutan adalah napas kita bersama
Mari jaga dan lestarikan.
***
@26 Oktober 2026
