Tuesday, August 09, 2022
Home > Cerita > Di Tengah Kesunyian, Puisi Djunaedi Tjunti Agus

Di Tengah Kesunyian, Puisi Djunaedi Tjunti Agus

Bulan Sunyi. (Foto ilustrasi mimbar-rakyat.com)

Di Tengah Kesunyian 

Puisi Djunaedi Tjunti Agus

 

Hanya satu dua suara tuts

Tekanan lembut terdengar nyaring

Hanya satu dua teman

Selebihnya sunyi, sepi

Suara teve memang masih dominan

Mengusir kantuk, kejenuhan

 

Sekeliling mulai senyap

Motor, mobil, hanya satu dua

Pikiran pun mulai jauh melayang

Kadang ke peraduan

Tak jarang berubah arah

Menyeberang lautan

 

Apa yang sedang dia lakukan

Pastinya tidur, mungkin mendengkur

Apakah dia dalam buaian mimpi

Tapi bisa jadi hanya telentang

Tak mampu memejamkan mata

Rindu, menanti

 

Sampai kapan kan bertahan

Apakah ini akan terus terjadi

Menanti di tengah sepi

Saat yang lain sudah pergi

Apakah semua ini ada arti

Tapi mengapa?

 

Adakah semua berarti

Kenapa hanya ada sunyi

Kecuali jika ada keteledoran

Ketidakpercayaan, teguran

Pengerdilan kekuasaan

Dengan alasan kecurigaan

 

Semoga kesunyian cepat berlalu

Hingga tak ada lagi yang merasa terganggu

Kesunyian yang telah menyatu

Sampai kapanpun, meski bukan di sini

Semoga ada arti

Mungkin lebih berarti

Yang lebih penting

Kau tak harus terus-terusan menanti

 

@Bangka Raya, 5 Juli 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru