Wednesday, October 28, 2020
Home > Berita > Es krim pokat Acek AU setengah hari sudah ludes

Es krim pokat Acek AU setengah hari sudah ludes

Penjual es krim alpukat AU di Tebing Tinggi. Laris maniiis, siang sudah ludes. (al)

Mimbar-Rakyat.com  (Tebing Tinggi) – Siapa dahaga di siang hari, cobalah minum es krim alpukat AU, namun harus cekatan karena biasanya baru buka setengah hari minuman segar itu sudah ludes.

Ada dimana es krim alpukat penebus dahaga itu?

Di kota Tebing Tinggi, tepatnya di Jalan Veteran.

Penggemar es krim alpukat itu menyebut dagangan kesukaan mereka itu dengan istilah “jualan kaki lima rasa bintang lima”.

Kereta sorong penjual es krim itu diberi nama es krim pokat AU, karena ternyata pemilknya dipanggil Acek AU. Acek dalam bahasa Tionghoa berarti paman.

Acek AU sudah lama berjualan di situ dan di kenal hingga ke kampung-kampung, namun sekarang pekerjaan itu digantikan karyawannya, yang setiap hari dengan cekatan melayani pembeli yang terkadang antre berkepanjangan.

“Tapi rasanya tetap sama, walau dikerjakan karyawannya,” kata Liza, pembeli setiap es krim alpukat, apalagi bila cuaca di Tebing Tinggi sedang panas.

“Kalo hari panas kali, aku pala-palai datang ke sini mencari es ini. Walau pun rumahku jauh dari sini,” tambah Liza.

“Es itu enak kali, makanya orang bilang tempat kaki lima tapi rasanya bintang lima,” kata Liza terkekeh.

Pekerja penjual es krim itu mengatakan, ia buka jualan mulai pukul 10.00 WIB, tapi tidak sampai tengah hari biasanya sudah habis,” kata anak muda itu, sembari menambahkan, harga es krim itu per gelas sebesar Rp10.000,-

“Nggak awak hitung-hitunglah berapa gelas habis tiap hari,” katanya, ketika ditanya berapa banyak dagangannya laku per harinya,namun ditambahkannya, “Adalah ratusan gelas dibeli orang tiap hari”.

Rasa dan cara penataan es krim pokat itu cukup menarik.

Dawali dengan meletakkan es krim rasa nangka di dasar gelas,  lalu diletakkan buah pokat yang sudah dirajah, kemudian disiram gula aren cair.

Kemudian diberi bubuk coklat, dan terakhir kembali diletakkan es krim rasa nangka di posisi paling atas.

“Rasanya..sedap dan terasa dingin mengalir di leher kita,” kata Liza tertawa, saat ditanya mengapa ia begitu doyan dengan es krim itu. (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru