Monday, October 19, 2020
Home > Berita > GOR Asber Nasution, mengenang lifter dunia asal Tebing Tinggi

GOR Asber Nasution, mengenang lifter dunia asal Tebing Tinggi

Gedung Olah Raga Asber Nasution di Jalan Gunung Leuser, Kecamatan Rambutan, TebingTinggi. Gambar direkam, Sabtu (19/9). (al)

Mimbar-Rakyat.com (Tebing Tinggi) – Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara,  bukan hanya dikenal dengan makanan khas lemang saja,  tetapi juga kota yang memiliki prestasi di bidang olah raga, khususnya angkat  besi.

Sejak tahun 1960-an, Tebing Tinggi sudah memiliki lifter angkat besi yang ikut kejuaraan dunia,  yakni Asber Nasution.

“Lifter Asber Nasution mewakili Indonesia pada Olimpiade Roma 1960,” kata Waris, anggota Komisi I  (Bidang Olahraga, Pemuda, dan Pariwisata)  DPRD TebingTinggi.

Setelah generasi Asber Nasution di tahun 1960-an, maka pada era berikutnya di 1984-an, muncul Sori Endah Nasution yang tampil di Olimpiade di Los Angeles, Amerika Serikat.

“Sori Endah mewakili Indonesia di perhelatan  olah raga akbar  di dunia. Sori Endah Nasution yang juga kerabat kandung Asber Nasution,  memdapat peringkat empat di Olimpiade 1984 di Los Angeles,  Amerika Serikat, ” kata Waris kepada mimbar-rakyat.com.

Tidak hanya sampai  Sori Endah  saja,  tetapi  jenis olah raga berat ini turun ke anaknya, Sandow Waldemar Nasution.

“Sandow,  anak Sori Endah, meraih medali perak pada kejuaraan angkat besi Asia di tahun 2007, dan meraih  medali emas pada SEA Games 2005 dan 2007, serta mengikuti Olimpiade 2008 di Beijing,”kata anggota DPRD tiga periode ini.

Untuk mengenang jasa almarhum Asber Nasution di bidang olah raga,  maka   dibangun gedung olah raga dengan nama GOR Asber Nasution di Kota TebingTinggi.

Waris menyampaikan, pemberian  nama Gedung Olah Raga Asber Nasution sesuai dengan Perda Kota TebingTinggi No 13 Tahun 2011 tentang “penetapan nama Gedung Olah Raga Asber Nasution.

Pada Perda itu juga tertera perjalanan karir dan prestasinya dari tingkat daerah, nasional dan internasional.

Karirnya dimulai dari PON 1957 di Makasar, meraih medali emas,  di kejuaraan Sukan di Singapura  juaratiga kali , di Asian Games Jepang 1958 juara harapan tiga, di SEAP Games Thailand 1966 juara harapan, di Olimpiade Roma 1960 peringkat keenam. (al/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru