Tuesday, October 20, 2020
Home > Politik > Dikibuli Golkar, Itu Sudah Biasa

Dikibuli Golkar, Itu Sudah Biasa

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta)  – Partai Demokrat  tidak heran dan tidak berkecil hati atas sikap Partai Golkar yang mendadak menolak peraturan pemerintah pengganti undang-undang tentang pemilihan kepala daerah. 

. “Mereka (Golkar) sudah terlalu biasa ingkar janji, tidak surprised,” ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Demkrat Amir Syamsudin , Rabu, 3 Desember 2014. Menurut Amir, Demokrat punya banyak pengalaman berkoalisi dengan Golkar, sehingga tidak kaget melihat perubahan sikap ini

Keputusan itu, kata Amir, sepenuhnya adalah urusan Golkar. Namun, menurut dia, perilaku ingkar janji itu sudah menjadi kebiasaan Golkar. “Biar rakyat saja yang mengadili, akal sehat akan selalu menang.”

Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang diselenggarakan di Bali sejak Ahad, 30 November lalu, merumuskan enam keputusan. Penolakan perpu pilkada tercantum dalam poin kedua keputusan Munas Golkar.

Menurut Amir, pada awalnya Golkar memang mengambil posisi mendukung pilkada tidak langsung. Namun, berkat komunikasi pimpinan Partai Demokrat dan partai lain yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih, Golkar berhasil diyakinkan untuk mendukung perpu pilkada yang menyempurnakan sepuluh butir aturan pilkada langsung. “Ada kesepakatan tertulisnya,” kata Amir.

Meski Golkar membelot, Amir yakin perpu pilkada tetap lolos di Dewan Perwakilan Rakyat. Partai Demokrat dan partai lain dalam Koalisi Prabowo yang telah bersepakat akan tetap mempertahankan mekanisme pilkada langsung karena lebih demokratis.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru