Monday, July 04, 2022
Home > Berita > Ada Sekolah Sepak Bola Kuda Kuningan di Desa Purwasari

Ada Sekolah Sepak Bola Kuda Kuningan di Desa Purwasari

Sekolah sepak bola Kuda Kuningan berdiri di Desa Purwasari. (dien)

Mimbar-Rakyat.com (Kuningan) – Wakil Bupati Kuningan H M Ridho Suganda meresmikan berdirinya Sekolah Sepak Bola (SSB) Kuda Kuningan, di Lapangan Sepak Bola Kertasari, Desa Purwasari Kecamatan Garawangi, Minggu (31/1/2021).

Pengurus SSB Kuningan, Ade Kurnadi, mengatakan, tujuan didirikan SSB Kuningan yakni ingin memberikan pelatihan bagi anak – anak usia 5 – 18 tahun, agar berkembang menjadi lebih baik.

“Dahulu sepak bola Kuningan begitu terkenal terutama di Desa Purwasari ini. Atas dasar keinginan itulah kami berusaha untuk membangkitkannya dengan mendirikan SSB Kuda Kuningan, agar bisa menjadi tempat untuk perkembangan bakat – bakat muda kita,” kata Ade.

Selain itu, keprihatinan melihat banyaknya anak memainkan gadget membuatnya tergugah untuk membuat wadah sepak bola bagi anak – anak usia dini. “Harapan Kami SSB Kuda Kuningan bisa terus berkembang, dan membawa nama harus Desa Purwasari kembali tentunya Kabupaten Kuningan,” harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda mengungkapkan di Kabupaten Kuningan sendiri dahulu sempat ada kejuaran sepak bola Mas’ud Cup yang kemudian dilanjutkan dengan Bupati Cup. Kejuaraan itu digelar, sambung Wabup, untuk meningkatkan kualitas dan sportifitas sepak bola Kuningan.

Wakil Bupati Kuningan H M Ridho Suganda. (dien)

“Tapi bukan soal pertandingan bukan hanya di situ saja, peningkatan kualitas itu tentu akan berlanjut, dan perlunya adanya pembinnaan sejak dini.  Saya terima kasih kepada pengurus SSB Kuda Kuningan yang mau membinan generasi muda pesepakbola kuningan ini,” katanya.

Kang Edo berharap semoga SSB Kuda Kuningan, bukan hanya meningkatkan kwantitasnya saja namun juga kwalitas kemampuam anak – anak usia mudanya.

“Dan semoga pemerintah juga nanti bisa mendampingi keberadaan sepak bola untuk generasi muda. Karena olahraga sepak bola sebenarnya adalah olahraga yang lebih disukai masyarakat, apapun yang dilakukan masyarakat desa seharus nya pemdes juga bisa mendukung,” katanya.  (dien / arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru