Tuesday, December 01, 2020
Home > Global > Lubitz Menambah Kecepatan Sebelum Menabrak Gunung

Lubitz Menambah Kecepatan Sebelum Menabrak Gunung

andreas-lubitz

andreas-lubitz

MIMBAR-RAKYAT.com (Paris) – Lubitz menambah kecepatan sebelum menabrak gunung.Data terbaru menguak Lubitz menambah kecepatan pesawat untuk menabrak pegunungan Alpen di Perancis. Kopilot Germanwings 9525 Andreas Lubitz sengaja menjatuhkan pesawat A320 tersebut.

Dailymail.com, Jumat (3/4/2015) mengabarkan bahwa kotak hitam kedua (FDR) pesawat yang telah ditemukan itu menyimpan data penerbangan. Salah satu data yang terekam adalah kecepatan pesawat bertambah sebelum hancur berkeping-keping.

Lubitz menambah kecepatan sebelum menabrak gunung. Lubitz menyetel autopilot pesawat agar menukik dan menambah kecepatan. Dia juga berulang kali menekan alat kontrol yang menambah kecepatan pesawat.Investigator kecelakaan udara Perancis menemukan fakta yang menyebut hal itu.

Kotak hitam tersebut juga menyimpan data ketinggian pesawat hingga akhirnya menabrak gunung. Data kecepatan pesawat pada saat menabrak sebesar 430 mph.

Kotak hitam kedua yang ditemukan itu terlihat sudah hancur, hangus, dan kusut, tetapi sangat penting untuk keperluan investigasi. Jaksa Marseille Brice Robins bertambah yakin bahwa Lubitz sengaja menabrakkan pesawat ke pegunungan Alpen.

Riset Bunuh Diri

Andreas Lubitz, kopilot Germanwings yang diduga sengaja menabrakkan pesawat ke pegunungan Alpen Prancis pernah melakukan riset tentang cara bunuh diri.

Jaksa di Dusseldorf, Jerman, mengatakan Lubitz juga melakukan pencarian di internet terkait pintu kokpit dan tindakan pengamanan.

Rekaman suara di kokpit mengindikasikan  bahwa Lubitz sengaja menabrakkan pesawat ke gunung dan menewaskan seluruh 150 orang di dalamnya.

Kepolisian sudah menemukan komputer tablet yang digunakannya dari tempat tinggalnya di Dusseldorf.

“Berdasarkan pelacakan informasi yang didapat, pengguna (Lubitz) mencari pengobatan medis dan juga cara-cara untuk bunuh diri. Lubitz juga mencari informasi tentang pintu kokpit .” kata Christoph Kumpa kepada para wartawan, Kamis 2 April. (ais)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru