Thursday, December 03, 2020
Home > Berita > Korban Tanah Retak Cisompet Diserang Penyakit Kulit

Korban Tanah Retak Cisompet Diserang Penyakit Kulit

Tim relokasi Kabupaten dan Kecamatan Cisompet. (yat)

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Korban bencana tanah retak di Kampung Lengkong Desa Sindangsari Kecamatan Cisompet, mulai diserang penyakit kulit, seperti kudis dan gatal gatal, kata UPT BKKBN Kecamatan Cisompet, Dani.

Selama satu tahun, 171 KK atau  554 Jiwa ini berada dalam tenda. Walaupun untuk kebutuhan hidup sehari hari cukup terpenuhi, namun dari faktor lainya banyak kekurangan, terutama dari sisi kesehatan lingkungan.

Menurut Dani, WC umum yang tersedia untuk kebutuhan 554 jiwa ini hanya ada dua, begitu juga sarana air bersihnya.

Sehingga, jelas Dani, kesehatan masyarakat di sekitar penampungan tidak terjamin dengan baik walaupun ada petugas kesehatan setempat yang bertugas di sana.

Penyakit yang menyerang mereka, kata Dani, adalah penyakit kulit seperti koreng dan gatal gatal yang sudah lama menyerang mereka.

Sekarang ini menurut Dani, sedang didakan rapat, antara Kepala Desa Sindangsari, Koramil, Camat serta unsur terkait lainya.

Rapat tersebut membahas masalah relokasi ke tempat baru, yakni Kampung Benjang yang berlokasi di pinggir jalan Protokol.

“Namun rapat sekarang ini hanya membahas harga pembebasan lahan. Sebab lahan yang mau digunakan relokasi statusnya milik warga,” katanya.

Camat Cisompet, Ny. Titin mengatakan, masalah penyakit yang menyerang warga, itu biasa dan

menyerang beberapa orang saja karena faktor lungkungan kesehatan. Begitu juga mengenai pembebasan lahan relokasi, semuanya sudah ditangani BPBD ( Badan Pemberdayaan Desa) Kabupaten Garut.  (Yat R/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru