Wednesday, May 22, 2024
Home > Berita > Isu Penculikan Anak Terus Merebak, Bocah Perempuan Hilang Saat Berangkat Sekolah

Isu Penculikan Anak Terus Merebak, Bocah Perempuan Hilang Saat Berangkat Sekolah

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Sukabumi) – Terus merebaknya isu penculikan anak, membuat warga ketakutan. Di Sukabumi, Jabar, bocah SD hilang saat berangkat ke sekolah tak jauh dari rumahnya di Kampung Jajaway, Kecamatan Gunungguruh.

Annisa Cikal Rambu Anugerah, bocah berusia 8 tahun, diduga menjadi korban penculikan. Dia hilang sejak Rabu (15/3) dan hingga Sabtu (18/3) petang belum ditemukan. “Kami sudah mencari ke rumah sanak saudara, namun tidak ada satu pun yang mengetahui,” kata Bambang, ayah korban.

Annisa hilang saat berangkat sekolah agama dari rumah kakeknya di Gang Setiawargi, Kampung  Sindangsari RT 01/01, Kecamatan Lembursitu, menuju ke Madrasah Diniyah Azza  Karsiyah.

Segala upaya dilakukan Bambang demi menemukan anaknya, termasuk bertanya kepada ‘orang  pintar’. Teman-teman Annisa juga tidak mengetahui keberadaan bocah tersebut.

Keluarga sudah melapor ke Polsek Lembursitu pada Kamis (16/3), tapi siswi kelas 2 SDN Sindangsari itu belum juga ditemukan. Foto Annisa juga disebar di tempat-tempat strategis, termasuk di media sosial.

Saat hilang, mengenakan gamis merah muda, kerudung putih serta membawa tas bergambar barbie. Bambang berharap bila ada warga yang menemukan bisa menghubungi keluarganya atau ke  kantor polisi. Dia takut putrinya tersebut diculik.

DI TANGERANG
Sementara di Tangerang, Banten belakan ini warga gundah dengan isu penculikan anak yang disertai penjualan organ tubuh. Warga protektif terutama saat melihat orang asing mendekati anak-anak.

Seperti yang terjadi pada Warga Buaran Indah, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Sabtu (18/7) malam. Seorang wanita berdaster dibalut jaket hitam disergap warga saat mendekati anak-anak di sekitar lokasi. Warga khawatir wanita yang tak membawa identitas itu pelaku penculikan.

Warga yang berkerumun kemudian mengintrogasi wanita yang mengaku bernama Ira, 30. Perempuan tersebut mengaku bukanlah penculik, melainkan tengah mencari rumah kerabatnya yang tinggal di sekitar lokasi.

Namun saat ditanya, perempuan tersebut tidak dapat menunjukkan rumah kerabatnya ketika hendak diantar warga. Kecurigaan warga semakin menjadi lantaran wanita tersebut juga tak bisa menunjukkan kartu identitasnya.

“Saya dapat laporan dari ibu-ibu sekitar, ada wanita tak dikenal mendekati anak-anak di dekat mesjid. Saya bersama warga yang lain akhirnya mengamankan wanita tersebut,” Kata Bahrudin, Ketua RT 16.

Bahrudi menjelaskan, wanita misterius tersebut diakui warganya berada di sekitaran masjid sejak Sabtu sore. Ia juga terlihat mencoba mendekati anak-anak yang tengah bermain.

“Dari sore hari disekitaran sini, ditanya pun ngga jelas jawabnya. Modusnya pura-pura numpang sholat di masjid,” ungkapnya.

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, Bahrudin kemudian menghubungi pihak kepolisian. Aparat Polsek Tangerang Kota segera datang membawa wanita tersebut untuk dimintai keterangannya.

“Saya tanya sama seluruh RT di sini, ada nggak warganya dengan ciri-ciri tersebut, semua menjawab nggak mengenal. Saya pun akhirnya menghubungi polisi,” tambah Bahrudin. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru