Tuesday, December 01, 2020
Home > Berita > Ketua MPR Bamsoet Minta Siapkan Skema Vaksinasi Corona: Akhir Tahun Sudah Diproduksi Massal

Ketua MPR Bamsoet Minta Siapkan Skema Vaksinasi Corona: Akhir Tahun Sudah Diproduksi Massal

Ketua MPR Bamsoet.

Mimbar-Rakyat, Bandung – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah menyiapkan skema vaksinasi massal, secepat mungkin penangkal virus Covid-19.
Mengingat kepastian produksi vaksin massal bisa diwujudkan pada akhir tahun ini.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendapat kepastian ini dalam kunjungannya ke Bio Farma ,Selasa 15/9/20.

Menurut Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir,
kerjasama Indonesia dengan China melalui PT Bio Farma dengan Sinovac Biotech Ltd, telah menyelesaikan uji klinis tahap I, II dan sekarang masuk tahap III dengan melibatkan 1.620 relawan. Saat ini Bio Farma tengah melakukan uji klinis tahap III yang diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini.

Mengingat bahan baku vaksin baru masuk dari China bulan November, maka diharapkan pada Februari 2021 vaksin Corona dari Bio Farma sudah bisa digunakan oleh masyarakat.

“Mulai November 2020 hingga Desember 2021, Indonesia akan mendapatkan sekitar 260 juta bahan baku (bulk) vaksin CoronaVac dari Sinovac. Ketersediaan 260 juta bulk tersebut akan membuat Bio Farma bisa memproduksi sendiri 130 juta vaksin. Indonesia juga menjalin kerjasama dengan Uni Emirat Arab melalui Bio Farma dan G-42 untuk pengadaan 10 juta vaksin Sinopharm pada Desember 2020. Kita patut bangga, karena tak semua negara bisa mendapatkan komitmen pengadaan vaksin dari lembaga farmasi terkemuka dunia,” ujar Bamsoet usai berkunjung ke PT Bio Farma, di Bandung, Selasa (15/9/20).

Ketua DPR RI ke-20 ini mengingatkan, ada 260 juta penduduk Indonesia yang perlu di vaksin. Sementara kesediaan vaksin yang siap pakai dari Sinovac maupun G-42, jumlahnya sangat terbatas. Perlu political will dari pemerintah untuk mengutamakan siapa saja yang berhak mendapatkan vaksin di periode awal ini.

“Peruntukan awal vaksin harus diutamakan kepada tenaga medis dan kesehatan. Selanjutnya kepada kalangan yang rentan terpapar Covid-19. ” tutur Bamsoet.

Memiliki pengalaman lebih dari 130 tahun di bidang farmasi, Bio Farma punya rekam jejak dan kredibilitas yang tak perlu diragukan. Sebagai produsen vaksin terbesar di kawasan Asia Tenggara, produk yang dihasilkan Bio Farma sudah digunakan di lebih dari 150 negara. Memproduksi vaksin sesuai strain virus Covid-19 yang berkembang di Indonesia,  bukan hal yang sulit bagi Bio Farma. (Istiqom/ds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru