Thursday, September 24, 2020
Home > Berita > “Bapak Olahraga” Indonesia Bob Hasan Telah Tiada

“Bapak Olahraga” Indonesia Bob Hasan Telah Tiada

Bob Hasan (berdiri) bersama sejumlah wartawan Indonesia ketika menyaksikan kejuaraan atletik di Singapura.. (Foto: Istimewa)

Bob Hasan (berdiri) bersama sejumlah wartawan Indonesia ketika menyaksikan kejuaraan atletik di Singapura.. (Foto: Istimewa)

Mimbar-rakyat.com (Jakarta) – Bob Hasan telah tiada. Pengusaha sukses di Indonesia, terlebih di era Presiden Soeharto itu, meninggal dunia Selasa (31/3),  pukul 11.00 WIB, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Bob sepanjang kiprahnya dikenal sebagai tookoh yang sangat peduli perkembangan olahraga di Indonesia. Di zaman kejayaannya, pria yang dikenal dekat dengan Presiden Soeharto dan keluarganya, mengkoordinir para konglomerat di negeri ini untuk membantu membiayai pembinaan olahraga.

Bob Hasan. (Foto: Tokoh.ID)

Pada zamannya olahraga menjadi incaran petinggi negeri. Para menteri berebut menjadi ketua umum cabang-cabang olahraga. Itu membuat hampir seluruh cabang olahraga di negeri ini menjadi hidup, karena para menteri (senior) hingga menteri muda berebut berbakti demi olahraga. Sukses Indonesia menjadi juara umum di sejumlah event, termasuk SEA Games, tak terlepas dari perjuangn Bob Hasan.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ( PB PASI) sejak tahun 1982 hingga akhir hayatnya ini juga pernah didaulat menjadi ketua umum di sejumlah cabang lainnya, seperti angkat besi.

Pak Bob, demikian dia disapa, menurut sumber dari PB PASI, menurut rencana, akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah. Dipastikan pula, kepergian Bob Hasan tidak ada kaitannya dengan virus corona.

Pemilik nama Mohammad Hasan ini adalah keturunan Tionghoa dengan nama The Kian Seng. Bob diasuh sebagai anak oleh Jenderal Gatot Subroto. Pemeluk agama Islam ini lahir di Semarang, 1 Januari 1931, dan selalu berpenampilan sederhana. Dia sangat disiplin menjaga kebugaaran tubuh dengan berolahraga lari di Sadion Madya Jakarta, atau di kota-kota yang dikunjunginya.

Sebelum dikenal secara luas almarhum menjalani bisnis industri kayu. Tokoh yang gemar olahraga lari ini juga  pernah tercatat sebagai Honorary Life Council Member Federasi Atletik Amatiir Internassional. Dia pemilik dan pendiri majalah Sportif dan Gatra dan pemegang kartu Persatuan Wartawan Indonesia. Bob pernah mendapat penghargaan Kalpataru 1997.

Pengusaha yang dimasa kepemimpinan Pak Harto merupakan teman bermain gol Presiden Soeharto. Mantan ketua IAAF (International Associations of Athletic Federation) ini pernah menjalani hukumannya penjara di Nusakambangan terkait  dengan tuduhan pemetaan hutan. Selama di penjara dia malah membantu pembinaan para tahanan, yang kemudian dikenal denga pembuatan dan perdagangan batu cincin.

Bob Hasan berpulang di usia 89 tahun. Dia meninggalkan seorang istri Pertiwi dan beberapa anak. Pertiwi juga dikenal sebagai tokoh olahraga, termasuk menjadi ketua umum PB Persani (senam)

Bob, pengusaha yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan termasuk dekat dengan para wartawan,  memiliki berbagai usaha. Dia kini telah tiada. Selamat jalan Pak Bob, semoga arwahmu mendapat tempat yang istimewa di sisiNya. Aaamiiin.***dari berbagai sumber.(jun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru