Thursday, December 01, 2022
Home > Berita > Indonesia siapkan keamanan yang ketat jelang KTT G20, Lebih dari 24.000 polisi dan personel militer dikerahkan

Indonesia siapkan keamanan yang ketat jelang KTT G20, Lebih dari 24.000 polisi dan personel militer dikerahkan

Indonesia tahun ini memegang jabatan presiden bergilir Kelompok 20 ekonomi terbesar, yang akan mencapai puncaknya dalam pertemuan kepala negara dan pemerintahan pada 15 dan 16 November 2022. (Foto: Reuters/Arab News)

Setidaknya ada 17 pemimpin G20, termasuk Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping yang akan hadir.

 

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Indonesia telah memperkenalkan pengaturan keamanan yang ketat di Bali, sebagai persiapan untuk menyambut para pemimpin dunia dan ribuan delegasi internasional untuk KTT G20 minggu depan. Pengamanan KTT G20 dipimpin TNI dan Polri, yang secara bersama-sama akan mengerahkan lebih dari 24.000 personel.

Negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia itu tahun ini memegang jabatan presiden bergilir Kelompok 20 ekonomi terbesar, yang akan mencapai puncaknya dalam pertemuan para kepala negara dan pemerintahan pada 15 dan 16 November bulan ini.

KTT akan berlangsung di pulau Bali, salah satu tujuan liburan paling populer di planet ini, di mana Indonesia sebelumnya telah menjadi tuan rumah acara internasional besar lainnya, termasuk pertemuan tahunan Kelompok Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional pada tahun 2018.

Langkah-langkah pengamanan KTT G20 dipimpin oleh TNI dan Polri, yang secara bersama-sama akan mengerahkan lebih dari 24.000 personel, yang telah dilatih untuk mengantisipasi situasi mulai dari ancaman teroris hingga bencana alam, serta kemungkinan demonstrasi kekerasan.

“Polri telah mencoba mengidentifikasi berbagai ancaman yang mungkin terjadi,” kata juru bicara Polri Dedi Prasetyo kepada Arab News, yang dikutip mimbar-rakyat.com.

“Polisi telah membentuk gugus tugas untuk menangani kemungkinan berbagai ancaman ini dan kami siap mengamankan semua peristiwa seputar KTT G20 di Bali.”

Presiden Indonesia Joko Widodo awal pekan ini mengkonfirmasi kehadiran setidaknya 17 pemimpin G20, termasuk Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping.

Tetapi para pemimpin G20 bukan satu-satunya pejabat tingkat atas yang hadir.

“(Kami) menyiapkan satgas VVIP tidak hanya untuk 20 kepala negara anggota G20 tetapi juga 42 kepala negara lainnya yang diharapkan hadir (KTT) di Bali,” kata sumber di militer Indonesia dalam sebuah pernyataan.

Armada Angkatan Udara khusus yang didedikasikan untuk keamanan G20 akan terdiri dari 13 helikopter dan pesawat tempur.

Pemerintah Provinsi Bali akan memberlakukan pembatasan di beberapa bagian pulau mulai Sabtu hari ini hingga 17 November. Kegiatan masyarakat, kelas di sekolah, pekerjaan kantor, serta upacara adat dan keagamaan akan dihentikan selama lima hari.

Meskipun desas-desus ancaman keamanan membayangi KTT G20, analis keamanan dan terorisme Stanislaus Riyanta dari Universitas Indonesia mengatakan kepada Arab News bahwa “akan sangat sulit untuk menembus tempat-tempat G20” di Bali.

“Saya melihat pemerintah (Indonesia) sangat siap, karena bukan hanya satu lembaga yang bekerja di sini, ada beberapa terutama dalam hal keamanan,” katanya.

“Dari militer, polisi, hingga badan intelijen dan bahkan pemerintah provinsi – mereka semua sangat siap untuk G20.”***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru