Tuesday, January 18, 2022
Home > Kota > Galau, Wali Kota Surabaya Terima Penghargaan

Galau, Wali Kota Surabaya Terima Penghargaan

MIMBAR-RAKYAT.com (Surabaya): Di tengah kegalauannya antara ingin tetap bertahan sebagai Wali Kota Surabaya atau mundur, http://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=3312&campaignid=1294&zoneid=427&loc=http%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fread%2F2014%2F02%2F20%2F124458%2F2503252%2F10%2Fpdip-bangga-risma-jadi-wali-kota-pilihan-bulan-februari&cb=12cf758134 Tri Rismaharini dikukuhkan oleh City Mayor Foundation sebagai  Mayor of the Month for February 2014.

Organisasi yang pernah menobatkan Jokowi ketika masih menduduki  posisi Wali Kota Solo, Jawa Tengah, sebagai wali kota terbaik ketiga dunia pada tahun 2012 dalam World Mayor Prize 2012,  meyebut Risma sangat pantas menerima penghargaan tersebut berkat keberhasilannya memimpin Surabaya, Jawa Timur.

Prestasi dimaksud antara lain revitalisasi dan pembangan peran pelabuhan yang mengalami peningkatan traffic 200 persen. Risma juga dnilai sukses dalam sejumlah program, seperti  membenahi taman-taman kota, membuka ruang terbuka hijau, melestarikan hutan mangrove, mengubah rumah bordil menjadi lahan terbuka hijau, pendidikan dan kesehatan gratis untuk warga miskin dan lainnya.

Wali Kota Surabaya Risma akhir-akhir ini dikabarkan akan mundur dari jabatannya akibat   dengan alasan  prosedur pemilihan Wakil Wali Kota, Whisnu Sakti Buana, oleh DPRD Kota Surabaya diduga diwarnai  manipulasi.

Meski isu itu telah dibantah Mendagri Gamawan Fauzi, hal itu belum mampu menenangkan warga Surabaya yang memang menilai Wali Kota Surabaya itu berhasil membangun Surabaya dan memperhatikan kebutuhan warganya.

Kekhawatiran warga Surabaya tergambar dengan turunnya ratusan warga Surabaya,  Kamis (20/2) ke jalan untuk berunjuk rasa,  memberikan dukungan kepada Tri Rismaharini agar tidak mundur dari jabatannya. Kelompok yang menamakan diri  “Save Risma” itu  mendatangi gedung DPRD Kota Surabaya, dengan   membawa spanduk, poster dan pengikat kepala bertulisan “Save Risma”.

Menyikapi unjuk rasa itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Baktiono, mengatakan, isu pengunduran diri Wali Kota Surabaya sengaja dibesar-besarkan pihak tertentu atau lawan politik PDIP.

Sementara di Jakarta, Kamis (20/2), Wakil Ketua DPR dari Fraksi PDI,   Pramono Anung, menyatakan Tri Rismaharani tidak boleh mundur dari jabatan Wali Kota Surabaya. Dia minta Risma lebih mengutamakan kepentingan publik.***eank

Ilustrasi: Surabaya diwaktu malam.(Istimewa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru