Thursday, October 29, 2020
Home > Kota > Genangan Air Masih Warnai Jakarta

Genangan Air Masih Warnai Jakarta

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta): Meski frekwensi hujan tidak lagi sesering dan selebat beberapa hari sebelumnya, genangan air masih mewarnai kota Jakarta di beberapa wilyah.  Jalan Daan Mogot,  seperti di depan Kantor Bersama Samsat Jakarta Barat, serta di beberapa ruas jalan lainnya, masih terdapat genangan air cukup dalam.

Menurut  data  TMC Polda Metro Jaya,  tidak hanya di Jakarta Barat masih terdapat sejumlah genangan, tetapi di Jakarta Utara juga terdapat beberapa ruas yang tergenang air. Di Jalan Kapuk Raya misalnya, genangan air mencapai 20 cm.

Hal serupa  terjadi di ruas Jalan TB Simatupang, Jakarta,  yakni di depan Graha Nestle, banjir  setinggi 20 cm, hingga pengendara sepeda motor masih diperbolehkan masuk jalan tol  lingkar luar. Warga yang mengalami dampak langsung akibat banjir tercatat 2.925 kepala keluarga atau 8.064 jiwa yang bermukim di 10 kecamatan, 18 keluarahan.

Bencana banjir yang melanda Jakarta tidak hanya menimbulkan kerugian bagi warga yang mengalami, serta kemacetan hampir diseluruh jalan utama, tetapi juga menimbulkan korban tewas. Selain ini masih terdapat 2.761 warga mengungsi di 20 lokasi.

Menurut data yang berhasil dikumpulkan Pusat Kendali Opeasi Badan Penanggulan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) DKI Jakarta, hingga Rabu (15/1) pagi tercatat empat korban tewas akibat banjir.

Keempat korban tersebut adalah H Masri (76), warga Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, Hidayat (35) warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur (keduanya meninggal karena sakit), Asep (27) warga Kelurahan Bintaro yang meninggal akibat tenggelam, dan Fatimah (9) warga Keluruhan Duri Kosambi, Jakarta Barat, karena hanyut di saluran air.

Banjir yang melanda Jakarta beberapa hari terakhir mendapat sorotan dari berbagai pihak. Bahkan sejumlah anggota DPR-RI dan DPRD DKI Jakarta menilai hal itu akibat Gubernur DKI Jakarta Jowo Widodo belum bekerja maksimal.

Menanggapi kiritikan itu, Suroso, salah seorang warga Keluruhan Bidara Cina, yang juga merupakan korban banjir,  meminta siapa pun jangan asal kritik. “Carikan solusi, bukannya hanya mengirik. Jokowi sudah berbuat, harusnya semua kalangan ikut mendukung,” kata Suroso.

Gubnernur DKI yang popular dengan nama Jokowi, menurut dia, sudah bekerja maksimal dalam mengatasi banjir di Jakarta. “Jangan urusan banjir di politisasi untuk mencari keuntungan di atas kesulitan orang lain,” katanya.

Banjir juga masih merendam beberapa  ruas jalan di Bekasi, Jawa Barat dan Kota Tangerang ,  Banten. Bahkan di tangerang beberapa komplek perumahan  digenangani air hingga ketinggian antara 40 hingga 60 cm .***eank

Foto: Salah satu ruas jalan di Jakarta Timur yang mengalami kemacetan akibat hujan dan genangan air. (mimbar-rakyat.com)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru