Friday, September 25, 2020
Home > Berita > 5 Pembunuh Guru Ngaji Dibekuk, Pelaku Tuding Korban Dukun Santet

5 Pembunuh Guru Ngaji Dibekuk, Pelaku Tuding Korban Dukun Santet

Barang bukti yang diamankan polisi dari pembunuh guru ngaji. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Sukabumi) – Sebanyak 5 tersangka pembunuhan guru ngaji, Mumuh, 60, warga Kampung Cilangkop RT 02/04, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berhasil ditangkap polisi di tempat bersembunyian lokasi berbeda. Motif pembunuhan, Mumuh dituding pelaku sebagai dukun santet.

Petugas Polsek Ciemas menangkap tersangka, Rus, 32, dan Sar, 46, warga Kampung Cilangkop, Jab, 25, warga Kampung Bojongsawah, Yad, 36, warga Kampung Pasirbaru, serta Dan.

“Korban Mumuh ditemukan sudah tidak bernyawa di kebun milik Gunawan di Kampung Leuweung Talaga, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus, Kamis (12/1).

Petugas mengamankan barang bukti pakaian korban, dua batang kayu, dua pasang sendal jepit, kopiah haji, surat pernyataan persetujuan warga untuk membasmi orang berilmu hitam, dan pakaian para pelaku.

“Petugas masih melakukan pengembangan, termasuk memburu tersangka lainnya. Karena itu tersangka Dan dibawa petugas,” katanya.

Peristiwa maut terungkap ketika Mumuh pada Selasa (10/1) sore tidak pulang dari kebun. Keluarga mencari, Mumuh ditemukan terbujur kaku dan tubuhnya penuh luka.

“Korban ditemukan keluarganya di kebun. Diduga menjadi korban pembunuhan karena ada banyak bekas luka,” terang Kanit Reskrim Polsek Ciemas Aiptu Suyatno.

Beberapa hari sebelum kejadian, korban sempat menerima ancaman bakal dibunuh orang tak dikenal melalui SMS. Ancaman itu lantaran korban dianggap sebagai dukun santet.

“Memang bapak sempat diancam mau dibunuh. Bapak katanya dukun santet. Itu fitnah. Bapak itu petani, guru ngaji, dan pernah mengajar di sekolah madrasah,” jelas Darus, 30, anak korban.  (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru