Friday, July 10, 2020
Home > Berita > Pelayaran Merak-Bakauheni Stop, Kendaraan Ditampung di Jalur Tol Cikuasa Atas

Pelayaran Merak-Bakauheni Stop, Kendaraan Ditampung di Jalur Tol Cikuasa Atas

Pelabuhan Merak. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Merak) – Badai melanda perairan Selat Sunda memaksa PT ASDP menghentikan layanan pelayaran Pelabuhan Merak, Banten–Bakauheni, Lampung, mulai Kamis (30/11) petang.

Stopnya pelayaran ini tentunya akan berdampak pada arus lalulintas angkutan barang dan libur panjang di sekitar Pelabuhan Merak.

Untuk membantu mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di seluruh akses ke Pelabuhan Merak, ASTRA Infra Toll Road telah bersama PT ASDP Indonesia Ferry dan instansi terkait  melakukan skema dan menajemen lalulintas kepada para pengendara.

“Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan, kami bersama instansi telah melakukan menajemen lalulintas agar arus lalulintas tetap berjalan lancar,” ungkap Kepala Divisi Hukum dan Humas ASTRA Infra Toll Road, Indah Permanasari melalui rilis kepada media, Jumat (1/12).

Menejemen lalulintas yang akan dilakukan sepanjang penutupan sementara pelayaran, kata Indah, seluruh kendaraan yang akan menyebrang ke Pelabuhan Bakauheuni terlebih dahulu ditampung di seluruh areal parkir dermaga Pelabuhan Merak. Jika sudah tidak bisa menampung, seluruh armada angkutan barang akan ditampung pada jalur Cikuasa Atas.

“Jika dua lokasi itu masih belum dapat menampung kendaraan, kami siapkan rest area pada KM 68 dan 43 arah Merak untuk lokasi menunggu antrean. Jika terjadi kepadatan pada gerbang tol Merak, seluruh kendaraan akan diarahkan keluar melalui gerbang tol Cilegon Barat atau Timur,” terang Indah.

Dalam melakukan menejemen lalulintas ini, lanjut Indah, pihaknya bekerjasama dengan PT ASDP Merak dan Polres Cilegon. ASTRA Infra Toll selaku operator Tol Tangerang–Merak akan menyampaikan seluruh informasi perkembangan melalui elektronik variable message sign yang ada di sepanjang jalan Tol Tangerang–Merak.

“Informasi yang sama juga bisa diakses melalui akun twiter resmi@tol.mms. Petugas kami juga siap melayani 24 jam melalui nomer bebas pulsa 08001777879,” kata Indah.

Penghentian operasional dilakukan pada Kamis (30/11) sore terhitung pukul 17:45 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan sementara layanan tersebut merupakan keputusan Rapat koordinasi antara PT ASDP, Gapasdap, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Banten, dan KSOP Merak.

“Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni, karena cuaca di Merak sangat ekstrem dimana tinggi sudah gelombang mencapai 5 meter dan kecepatan angin di atas 45 knot sehingga layanan ditutup sementara,” tutur PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Intan Sugiharti dalam siaran pers yang sampaikan Humas PT ASDP Mario Sardadi Utomo.

Dalam siaran pers tersebut, GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, PT ASDP sangat memprioritaskan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa yang akan menyeberang.

“Cuaca sangat ekstrem, jadi layanan terpaksa kami tutup sementara. Kepada seluruh penumpang yang sudah berada di lingkungan pelabuhan maupun yang masih dalam perjalanan diimbau bersabar. Kami akan menunggu sampai kondisi cuaca benar-benar aman bagi pelayaran,” tuturnya.

PT ASDP juga terus berkoordinasi dengan stakeholder termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem ini. “Kami memohon pengertian dari pengguna jasa. Hal ini menyangkut keselamatan pelayaran. Lebih baik tidak berangkat, daripada tidak pernah sampai sama sekali,” tuturnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru