Tuesday, September 29, 2020
Home > Politik > Tiga Kader Golkar Pusat di Pecat

Tiga Kader Golkar Pusat di Pecat

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta)-  DPP Partai Golkar tidak main-main dengan ancamannya .  Senin 23/6/2014  Abu Rizal, ketua umum Golkar resmi memecat 3 kadernya dari keanggotaan DPP Partai Golkar. Mereka yang dipecat lantaran terbukti mbalelo terhadap keputusan partai mendukung Prabowo-Hatta.
“Hari ini saya keluarkan surat DPP yang ditandatangani Ketua Umum  Aburizal Bakrie , memecat 3 orang kader partai dari keanggotaan Partai Golkar di DPP,” kata Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar, Mahyudin, kepada wartawan usai menghadiri Deklarasi Apel Akbar Pemuda Kalimantan Timur, di Stadion Segiri Samarinda, Senin (23/6/2014).

Mahyudin menerangkan, ketiga orang yang dipecat itu adalah Nusron Wahid, Agus Gumiwang dan Pompi Hidayatulah, yang sebelumnya duduk di kursi DPR RI Fraksi Golkar. Mahyudin menjelaskan, ketiganya terbukti mbalelo terhadap keputusan Partai Golkar yang mendukung pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Gubernur Sulbar

Tidak hanya itu, sambung Mahyudin, DPP Partai Golkar juga menjatuhkan sanksi penonaktifkan Anwar Adnan Saleh yang juga Gubernur Sulawesi Barat dari jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat.

“Bagi Gubernur Sulawesi Barat (Adnan Anwar Saleh), DPP kemarin telah mengeluarkan surat penonaktifan beliau sebagai Ketua Golkar Sulbar dan menunjuk Nurdin Halid sebagai Plt Ketua Partai Golkar Sulbar. Tapi tidak sampai kepada pemecatan dari keanggotaan, tidak sampai ke sana,” jelas Mahyudin.

Tetapi dengan alasan itu masih ada beber apa kader lain yang mbalelo, bahkan menjadi anggota Tim Sukses tidak terjamah pemecatan, seperti Fahmi Idris, Luhut Panjaitan , Anwar Fuiadi dan lainnya.

“Karena mereka ikut hadir, ikut mengkampanyekan, yang kita lihat berdasarkan berita, berdasarkan media cetak dan televisi tentu saja bukti-bukti itu, mereka berada di luar dari yang diputuskan Partai Golkar,” ujar Mahyudin.

“Bagi kader Golkar di daerah tingkat dua, menjadi wewenang provinsi untuk memberi sanksi. Sementara ditingkat provinsi, menjadi wrwenang DPP untuk memberikan sanksi. Sanksi jelas bagi yang mbalelo, sanksi mulai dari pemecatan dari jabatan struktural, fungsional hingga dari keanggotaan partai,” tegasnya

Bunuh Diri

Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi berpendapat Golkar  mengalami kerugian jika berani memecat para kadernya karena punya sikap politik yang bertolak belakang dengan sikap partai.

Kader-kader muda  seperti Agus Gumiwang Kartasasmita, Poempida Hidayatullah, Indra J Pilang, Andi Harianto dan Meutia Hafid serta diikuti Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai ,Letjen TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan mosi tidak percaya atas sikap politik partainya.

Kader-kader muda dan puluhan bekas petinggi TNI dan Polri yang dimotori Luhut mantap memilih duet Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) pada Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.

“Golkar tidak ubahnya akan harakiri jika berani memecat Luhut Panjaitan, Indra Piliang, Agus Gumiwang, Poempida dan kader-kader lain,” ungkap Ari, Rabu (21/5/2014).

Jawa Timur

Eksponen Tri Karya Golkar, ormas pendiri Partai Golkar, mendeklarasikan tim pemenangan Jokowi-JK di Jawa Timur. Fahmi Idris mengklaim, sekitar 60 persen suara dari kader dan simpatisan Golkar, mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 itu.

“Saya perkirakan sampai akhir proses konsolidasi, suara dari Golkar minimal 60 persen akan memilih Jokowi-JK secara nasional. Di Jawa Timur, tentunya identik 60 persen juga,” ujar senior Golkar Fahmi Idris di sela acara Deklarasi Keluarga Besar Eksponen Tri Karya Golkar (Ormas MKGR, Soksi, Kosgoro 57) Jokowi-JK di Hotel Majapahit Surabaya, Minggu (15/6/2014),

Hadir pula senior Golkar Zainal Bintang dan Suhardiman. Fahmi yang juga Dewan Penasehat Tim Pemenangan Jokowi-JK di Jenggala Center menerangkan, deklarasi ini untuk membentuk relawan pemenangan capres nomor urut 2. (Ais)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru