Tuesday, October 20, 2020
Home > Olahraga > Sean Finis Tiga Race di Spa-Belgia

Sean Finis Tiga Race di Spa-Belgia

MIMBAR-RAKYAT.com (Spa-Belgia) – Sean Gelael (17) berjuang keras dalam tiga lomba (race) di Spa-Belgia dan berhasil finis pada Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa yang berlangsung akhir minggu lalu.

Dalam ketiga race itu terjadi beberapa kali lintiran dan kecelakaan tapi Sean berhasil menghindarinya dan ia membuat catatan terbaik finis di urutan ke-13 untuk Race 2 dan Race 3.

Pebalap berusia 17 tahun dari Jakarta itu datang ke sirkuit Belgia Grand Prix itu dengan rasa percaya diri tinggi setelah mendapat poin pada dua putaran sebelumnya, di Pau (Prancis) dan di Hungaroring (Hungaria).
Tapi atlet muda yang bernaung dalam tim Jagonya Ayam with Carlin itu kurang beruntung dalam sesi kualifikasi.

Pada sesi pertama, ia dan teman setimnya harus menunda lomba mereka karena menanti pebalap lain yang menunggu datangnya mobil derek, yang amat dibutuhkan bila terjadi masalah, seperti melintir, untuk menentukan waktu terbaik.

Pada sesi kedua, yang akan menentukan posisi grid race kedua dan ketiga, turun hujan lebat sehingga susah menerapkan taktik bagi siapa pun. Tim yakin lintasan akan tetap basah.
Sean dan rekan setimnya memacu dengan cepat sejak awal kualifikasi dan mereka menerapkan instruksi tim dengan baik, tetapi kemudian lintasan menjadi kering sehingga para pesaing mendahului mereka, sementara mereka kehilangan daya untuk bertahan dengan ban basahnya.

“Pada sesi kualifikasi pertama saya hanya melakukannya dengan baik dalam satu putaran,” kata Sean dalam keterangan lewat surat elektronik pada media, Senin.

“Ini lintasan terpanjang dibanding semua lintasan musim ini dan semua sekaligus berada di trek. Saya merasa lebih baik melambatkan laju dan mencari jarak untuk memacu kendaraan pada kesempatan terbaik,” katanya.

“Pada kualifikasi kedua saya kurang beruntung dan keputusan yang dilakuan tim tidak bekerja dengan baik. Kami mengalami kerusakan ban. Saya malah harus masuk pit untuk mengganti ban dan saya kehilangan kendali,” katanya.

Ketiga race itu merupakan pengalaman berharga bagi Sean. Pada Race 1 ia finis di urutan ke-18 setelah mengawali lomba dari urutan 22 sedangkan pada Race 2 ia berada di urutan ke-13 dan posisi itu diulangi lagi pada Race 3.

Pada Race 1 ia sudah melakukan yang terbaik pada lap pertama, tetapi ia tertahan ketika Spike Goddard melintir di depannya. Pada Race 3, ia bersentuhan lagi dengan Goddard sehingga sayap depannya rusak dan itu merupakan bagian dari perjuang keras yang dilakukannya.

“Race pertama tidak begitu bagus karena kami kehilangan keseimbangan,” kata Sean.
“Kendaraan lebih baik pada race kedua tetapi saya kehilangan banyak waktu ketika Spike melintir di depan saya. Rasanya amat sulit di Spa, karena amat sukar untuk menyodok ke depan karena banyak yang melintir di depan,” katanya.

“Pada race ketiga jarak kami lebih bagus, kendati demikian kami sudah menggunakan ban bagus dan yang digunakan untuk race tiga sudan mulai using. Kontak kendaraan dengan Spike menyebabkan sedikit kerusakan pada mobil saya. Secara keseluruhan, ini lomba bagus dan saya sedang melakoninya,” kata Sean.

Tidak ada waktu istirahat bagi Sean dan tim Jagonya Ayam with Carlin, karena putaran berikutnya sudah berlomba lagi minggu depan di sirkuit Norisring, balapan jalan raya di Jerman. “Terus terang hanya sedikit perbaikan pada saya. Tapi saya berusaha lebih bagus lagi di Norishing,” ujarnya.

Tim Jagonya Ayam with Carlin mendulang hasil bagus di Spa melalui Tom Blomqvist. Setelah berjuang keras pada babak kualifikasi, Blomqvist akhirnya berada di urutan keempat, keenam dan kedelapan.

Antonio Giovinazzi kurang beruntung karena hasil terbaiknya pada lomba putaran keempat Formula 3 Eropa ini berada di urutan kesembilan.  (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru