Friday, April 19, 2024
Home > Berita > Tangani Bencana Erupsi Gunung Marapi Sumbar, Ini Langkah Kapolri dan Panglima TNI

Tangani Bencana Erupsi Gunung Marapi Sumbar, Ini Langkah Kapolri dan Panglima TNI

Gunung Marapi Sumbar.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, jika pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah mitigasi dan tim dalam penanganan erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat.

Diketahui, Gunung Marapi yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, meletus pada Minggu (3/12/2023), pukul 14.54 WIB.

“Untuk masalah peristiwa bencana yang terjadi kita tentunya segera dan saat ini saya kira wilayah sudah menurunkan tim untuk melakukan langkah-langkah mitigasi,” kata Sigit kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/12).

“Mulai dari evakuasi kemudian langkah-lagkah lanjut termasuk pertolongan dan sebagainya. Kemudian langkah-langkah lanjut, termasuk pertolongan dan sebagainya, saat ini sedang dilaksanakan,” sambungnya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut, jika pihaknya sudah mempunyai rencana konsidensi setiap Komando Daerah Militer (Kodam). Nantinya, mereka membahas terkait bencana yang disebabkan faktor alam dan non-alam.

“Faktor alamnya setiap wilayah itu punya tipologi wilayahnya kan berbeda, misalnya seperti sekarang di Jawa, di Jakarta itu faktor alamnya biasanya banjir, itu kita Kodam Jaya sudah menyiapkan selain tenda-tenda untuk pengungsi,” ujar Agus.

“Kita membuat modifikasi LCR, pakai talang air itu bisa masuk ke gang-gang kalau banjir. Jadi kalau nabrak-nabrak tiang-tiang itu tidak mudah bocor, seperti itu,” sambungnya.

Selain itu, disediakan juga dapur lapangan mobile yang menggunakan truck fuso berukuran kecil. Sehingga, dapur tersebut dapat bisa bergerak ke sejumlah daerah-daerah yang sempit.

“Kemudian kita memodif water treatment pakai mobil dia bisa bergerak dari merubah air kotor menjadi bisa siap minum, seperti itu yang kita siapkan untuk menghadapi bencana alam,” pungkas Agus.

Gunung Marapi Meletus

Gunung Marapi yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023). Erupsi itu terjadi pada pukul 14:54 WIB. Dampak erupsi Gunung Marapi, wilayah Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Bukittinggi mengalami hujan abu vulkanik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan laporan lengkap kronologi erupsi Gunung Merapi melalui Konferensi Pers yang digelar secara online via Zoom Meeting dan YouTube Streaming pada Senin (4/12).

“Pada tanggal 18 November 2023, PVMBG mengirim laporan evaluasi Gunung. Marapi dua mingguan kepada stakeholder. Status Gunung. Marapi Marapi Waspada (Level l) jarak aman 3 km,” jelas Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi), Hendra Gunawan.

Status Marapi Waspada

Lalu pada tanggal 1 Desember 2023 PVMBG kembali mengirim laporan evaluasi Gunung Marapi ke stakeholder. Status Gunung Marapi masih Waspada (Level l) dengan jarak aman 3 km. Hingga pada 3 Desember 2023, tepatnya pukul 14.54 terjadi erupsi Gunung Marapi di ketinggian 3000 meter.

Beberapa saat kemudian, pukul 14.55 Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi pun membuat VEN (Volcanic Eruption Notlce). Total dari Pukul 15.54 – 24.00 terjadi 36 letusan.

“Info dari Tempo, ada 49 orang berhasil dievakuasi dan selamat dari total 75 pendaki, 11 orang korban jiwa (data masih dikonfirmasi dan informasi dari pengamat, para korban ada pada jarak 1-1,5 km dari kawah) dan sisanya 15 orang masih dalam pencarian,” jelas Hendra. (ds/sumber Merdeka.com/Liputan6.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru