Monday, January 24, 2022
Home > Berita > Seorang TKW Asal Subang Hilang 13 Tahun di Yordania Ditemukan

Seorang TKW Asal Subang Hilang 13 Tahun di Yordania Ditemukan

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Seorang TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Subang, Jawa Barat, berhasil ditemukan setelah selama 13 tahun hilang kontak. Perempuan bernama Fika, 36 tahun itu, akhirnya dipulangkan ke keluarganya di Indonesia oleh KBRI Amman, Yordania.

Duta Besar Indonesia di Amman, Andy Rachmianto, menyatakan kasus Fika terungkap awalnya dari video yang viral di media sosial. Dalam video itu, seorang perempuan pekerja migran meminta dipulangkan dari rumah majikannya.

Pencarian Fika, kata Andy, membutuhkan waktu yang agak lama, karena dalam video tersebut, tidak disebutkan nama dan lokasi dimana Fika berada. Pencarian kontak keluarga Fika di Indonesia, juga sama sulitnya.

Setelah keluarga Fika ditemukan, barulah ada titik terang. Hal ini setelah keluarga memberitahukan akun Facebook Fika, yang biasa digunakannya untuk berkomunikasi secara sembunyi-sembunyi.

“Melalui akun tersebut, Tim Satgas KBRI Amman selama lebih dari sebulan berhasil menghubungi Fika dan mencoba mencari tahu identitas majikannya,” kata Dubes Andy seperti dikutip Biro Humas Kementerian Tenaga Kerja, di Jakarta, Selasa (21/ 4).

KBRI Amman pun memanggil majikan Fika. Setelah melalui upaya yang berliku, sang majikan datang ke KBRI bersama Fika pada awal Desember 2019. Di situlah, kata Andy, disepakati Fika akan berhenti kerja mulai akhir Desember 2019 untuk dipulangkan ke Indonesia.

“Tapi ternyata majikan ingkar janji, sehingga kasusnya dilaporkan ke polisi. Setelah proses mediasi yang panjang, majikan memenuhi semua hak-hak ketenagakerjaannya. Baru pada minggu pertama bulan Maret 2020 persoalan ini tuntas,” ujarnya.

Masalah belum selesai. Kali ini rencana pemulangan Fika terhambat kebijakan Pemerintah Yordania, yang menghentikan transportasi dan menutup semua perbatasan baik laut, darat dan udara. Hal ini terkait pencegahan penularan virus corona.

Atase ketenagakerjaan KBRI Amman, Suseno Hadi, mengatakan rencana pemulangan yang semula dijadwalkan awal Maret, bergeser hingga April. Selama itu, Fika harus tinggal di penampungan di KBRI Amman.

Baru pada Senin (20/4) dini hari, Fika dipulangkan ke tanah air bersama sejumlah pekerja migran lainnya. Kepulangannya pun menggunakan penerbangan khusus, karena tak ada penerbangan reguler.

Sebelum kepulangan ke Indonesia, keadaan Fika sudah dipastikan kesehatannya oleh tenaga medis. Fika menyampaikan, terima kasih kepada Duta Besar RI dan semua pihak di KBRI Amman yang telah membantu dan mengembalikannya pada keluarganya di tanah air.

“Fika terlihat sangat gembira sekali dan memang sudah lama tidak bertemu dengan keluarganya. Dia mengatakan ingin segera pulang dan bertemu dengan kedua orang tuanya di kampung halaman,” ujar Suseno menjelaskan TKW yang hilang itu telah pulang. (K/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru