Friday, December 01, 2023
Home > Berita > Selain ke Gibran, Abu Bakar Ba’asyir Kirim Surat ke Anies dan Ganjar

Selain ke Gibran, Abu Bakar Ba’asyir Kirim Surat ke Anies dan Ganjar

Ba'asyir.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Abu Bakar Ba’asyir telah memasukkan surat permohonan ke Balai Kota Solo, Jawa Tengah, untuk bertemu dengan Wali Kota Solo yang juga cawapres nomor urut 2 di Pilpres 2024, Gibran Rakabuming Raka, Senin (20/11) pagi.

Selain ingin bertemu Gibran dan Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, Ba’asyir mengaku juga ingin mengirim surat permohonan bisa bertemu Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo secara terpisah.

“Nanti dari tiga capres dan cawapres upaya mengamalkannya. Tiga capres kita kasih surat, tentunya nasihat bagi yang menjadi Presiden, tapi tiga-tiganya kita kasih. Yang Pak Anies sudah sampai di Jakarta, ini Pak Prabowo kita harapkan nanti yang menyampaikan wakil beliau Mas Gibran. Nanti Pak Ganjar kita usahakan di Semarang,” ujar Ba’asyir di Balai Kota Solo, Senin pagi ini.

Sebagai informasi, Pilpres 2024 telah ditetapkan akan diikuti tiga pasang calon. Mereka adalah: Anies-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran, dan Ganjar-Mahfud MD.

Ba’asyir mengatakan surat-surat itu dia kirimkan kepada para calon pemimpin bangsa Indonesia karena berkaitan dengan kewajibannya sebagai ustaz atau ulama.

“Karena surat ini kewajiban Agama, jadi yang mengerti Islam, ustaz atau ulama wajib memberi nasehat kepala presiden supaya dalam melaksanakan tugas bisa menyelamatkan negara dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan detikJateng, Ba’asyir tiba di kawasan Balai Kota Solo sekitar pukul 10.06 WIB. Dia tiba bersama pengurus pondok pesantren Al-Mukmin, Ngruki.

Dia terlihat memakai baju gamis berwarna putih dan berjalan dengan tongkatnya menuju ke kantor bagian umum di Balai Kota Solo. Selanjutnya ABB ke bagian umum untuk memasukkan surat tersebut.

“Ini tadi mau menyerahkan surat tateqiroh namanya, jadi kewajiban Allah, Allah mewajibkan umat Islam yang mengerti agama harus berusaha menyampaikan nasihat kepala kepala Negara, jadi itu kewajiban saya harus menyampaikan nasihat,” katanya di Balai Kota Solo.

Dirinya juga berharap bisa bertemu dengan Gibran usai surat tersebut masuk ke Bagian Umum.

“Kita penginnya ketemu tapi susah, ini masukkan surat dulu,” ucapnya. (ds/sumber CNNIndonesia.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru