Monday, September 28, 2020
Home > Cerita > SAJAK HAPE Oleh: Ahmad Istiqom

SAJAK HAPE Oleh: Ahmad Istiqom

Sesungguhnya nafasku nafas hape. Hoss..
Sesungguhnya denyut nadiku kentut hape. Nyuut..
Sesungguhnya detak jantungku rentak hape. Taak..

Darahku hape
Sumsumku hape
Sujudku hape
Sembahku hape

Pepundenku hape

Aku rela diperkosa
Aku rela diserimpung
Aku pasrah dilumat bulat bulat
Karena hidupku kini tergantung di tali hape
Karena nyawaku melekat di paket pulsa
Karena jiwaku tertambat erat di grup wa
Dzikirku bungkam dalam tautan instagram

Tahlilku memantul, tasbihku terkatup antara gugel dan yutub
Tuhan, selamatkan aku dan anak cucuku dari menyembah berhala
Berikan aku aplikasi yang mampu memilah yang baik dan yang benar

Byarr… langit gumelar, belah tengah bergetar getar
Malaikat menukik rambutnya berkibar kibar
Ditangannya ada hape persembahan untukku yang tersimpuh lumpuh
Kubuka hanya ada dua tombol, plus dan minus

Kusentuh tombol plus, keluar daftar kebajikan yang pernah kubuat
Lambat, seperti keong darat
Kusentuh tombol minus
Daftar dosa berlari berkejar kejar
Ada makan dua ngaku satu
Ada selingkuh padahal tak butuh

Ada namimah dan ghibah bertalu talu

Hape ditanganku makin berat sederet daftar dosa

Menyeret tubuhku yang kaku ke lubang gelap tak berujung
Rasanya sudah 72 tahun tapi belum menyentuh dasarByar…

Allahu Akbar
Suara takbir idul qurban terdengar

Rupanya sudah subuh

Bekasi 10 Dzulhijah 1441 H/31 Juli 2020. (*/ds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru