Thursday, October 29, 2020
Home > Berita > Gunung Ciremai terbuka untuk pendaki dan berkemah mulai 8 Agustus

Gunung Ciremai terbuka untuk pendaki dan berkemah mulai 8 Agustus

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Kuswandono. (dien)

MIMBAR-RAKYAT.com (Kuningan) – Para penggiat alam terbuka bisa kembali meluapkan kerinduannya untuk berkemah dan mendaki Gunung Ciremai, mulai   8 Agustus 2020.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Kuswandono mengumumkan secara resmi pembukaan kegiatan berkemah dan pendakian Gunung Ciremai yang hanya berlaku untuk wilayah Kabupaten Kuningan.

” Untuk reaktivitas berkemah dan pendakian dibuka untuk dua hari satu malam, dengan kuota hanya 30 persen dari daya tampung obyek wisata alam,” ujarnya, Jumat.

Sedangkan untuk jalur Linggajati, lanjut Kuswandono, tersedia 35 tenda di Transit Camp (TC) untuk 69 pendaki, jalur Linggasana tersedia 33 tenda di TC untuk 65 pendaki dan jalur Palutungan tersedia 75 tenda di TC untuk 149 pendaki.

Selain membatasi kuota, BTNGC juga menerbitkan panduan serta persyaratan untuk melakukan kegiatan berkemah dan pendakian seperti wajib menunjukan surat bebas covid bagi pendaki dari luar wilayah Kuningan, Majalengka dan Cirebon.

“Membawa perlengkapan dan logistik pendakian sendiri dan tidak menyewa alat, setiap tenda digunakan maksimal dua orang, rombongan pendaki maksimal delapan orang dan harus saling mengenal atau dari satu komunitas,” lanjut Kuswandono.

Selama di jalur, diperbolehkan melepas masker saat mendaki dan turun. Namun masker harus kembali dipakai 20 meter sebelum memasuki transit shelter, transit camp, base camp dan saat berbicara dengan pendaki yang tidak dikenal.

Selain itu protokoler kesehatan pun diterapkan kepada para penggiat alam, seperti menjaga jarak saat melakukan perjalanan dan saat berpapasan harus membalikan badan dengan rombongan pendaki lain.

“Mendirikan tenda sesuai nomor kapling, jarak antar tenda 20 meter dan wajib menjaga kebersihan diri serta lingkungan,” ujarnya.

Bagi para pendaki yang ingin melakukam tracking, lanjut Kuswandono,kini pelaksanaannya secara online  melalui website resmi nya www.tngciremai.com.  (dien/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru