Thursday, November 26, 2020
Home > Berita > Mendagri Prihatin atas Ditangkapnya Wali Kota Tegal oleh KPK

Mendagri Prihatin atas Ditangkapnya Wali Kota Tegal oleh KPK

Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Dokumentasi Kemendagri)

Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Dokumentasi Kemendagri)

“Walikotanya habis bertemu dengan saya di Rakor Golkar (KPPG). Sedih dan prihatin. Saya kenal baik dan tak menyangka (terjerat kasus),” kata Tjahjo.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku prihatin atas terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno.

“Walikotanya habis bertemu dengan saya di Rakor Golkar (KPPG). Sedih dan prihatin. Saya kenal baik dan tak menyangka (terjerat kasus),” kata Tjahjo dalam pesan singkatnya, seperti dilaporkan laman  Kementerian Dalam Negeri, http://www.kemendagri.go.id, terkait peristiwa Selasa (29/8) itu.

Kejadian ini, kata Tjahjo, lagi-lagi menjadi peringatan bagi para kepala daerah dan pejabat instansi pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan keuangan. Menurut Tjahjo, dia telah berkali-kali berpesan agar kepala daerah bisa pahami area rawan korupsi.

“Tentu ini menjadi instropeksi bagi semuanya, termasuk saya, untuk lebih memahami area rawan korupsi,” katanya.

Sejumlah area rawan korupsi, kata Mendagri, harus diwaspadai para penyelenggara pemerintahan meliputi perencanaan anggaran, dana hibah, dan bantuan sosial, pengadaan barang dan jasa, retribusi dan pajak, termasuk jual beli jabatan.

Wali Kota Tegal Siti Masitha. (ist)

Dikatakan pula, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) wali kota, apabila Siti nantinya ditahan KPK. Namun kapan waktunya, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari lembaga tersebut.

“Pengangkatan Plt agar jalannya pemerintahan di pemerintah kota (pemkot) tetap berjalan seperti biasa,” ujar Tjahjo.

Sebelumnya, berdasarkan informasi sementara, KPK menangkap Siti atas dugaan suap terkait perizinan dan proyek infrastruktur di lingkungan Pemkot Tegal, seperti proyek jalan, terminal, dan rumah sakit.

KPK menangkap Siti, ketika yang bersangkutan usai melakukan transaksi di rumah dinasnya dengan barang bukti tas berisi uang. KPK juga menangkap sejumlah orang yang diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi itu.***(eank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru