Monday, June 24, 2024
Home > Berita > Le Mans 24 Hours tonggak sejarah BMW dan Tim WRT

Le Mans 24 Hours tonggak sejarah BMW dan Tim WRT

Sean Gelael bersama teman setim WRT siap ikuti Le Mans 24 Jam 16 Juni 2024. Sean di antara mobil BMW M4 turun di kelas LMGT3. Sean menaiki mobil warna corak merah putih (jagonya ayam)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Laga Le Mans 24 Jam yang mendebarkan sudah di depan mata. Event ini bahkan dianggap merupakan klimaks kejuaraan lomba ketahanan FIA WEC dan tak perlu dipungkiri sebagai laga terbesar di antara lomba di kalender kejuaraan WEC.

Ini pun menjadi salah satu tonggak sejarah lainnya bagi Team WRT , karena ini merupakan yang pertama kalinya tim asal Belgia itu berlaga di kelas atas dan pertama kali menurunkan empat kendaraan – dua mobil BMW M Hybrid V8 di bawah nama ‘BMW M Team WRT’ di kelas Hypercar dan dua mobil ‘Team WRT’ BMW M4 GT3 di kelas LMGT3. Ini pun nanti menjadi momen yang tak terlupakan, karena penampilan wajah baru semua kendaraannya.

Kejuaraan Le Mans 24 Jam 2024, merupakan even ke-92, diperhitungkan akan berlangsung lebih meriah dibanding edisi keseratus tahun lalu dan akan ada lomba menegangkan di kelas Hypercar dan LMGT3,

Team WRT menghadapi perlombaan besar dan menantang ini dengan pendekatan dan ambisi berbeda seperti diungkapan Team Principal Vincent Vosse.

“Ini untuk keempat kalinya kami tampil di Le Mans, tapi ini juga merupakan debut kami tampil di kelas atas. Kami akan muncul, mempertahankan warna kelas atas pabrik kami, BMW, dan membawa mobil terebanyak di banding laga sebelumnya. Kami bangga dengan hal ini sebagai tim besar yang akan bersaing dalam kejuaraan besar.”

“Ini merupakan refleksi betapa sibuknya kami menghadapi perlombaan yang sudah di depan mat.  Di kelas Hypercar, sulit rasanya mengungkapkan ambisi kami.  Kami sudah mengawalinya pada awal musim ini dan kelihatannya amat menjanjikan. Tapi kami masih terus berprogres dan berkembang.  Sulit membuat prediksi sampai kami turun lapangan nanti di Le Mans.  Nanti baru ketahuan di mana posisi kami, juga para peserta lain. Kami akan melakukan hal terbaik, dan tidak akan merasa ada tertakan.  Kami akan tampil dengan warna tersendiri, yang secara mental sudah membuat kami sukses di sini 25 tahun lalu.” 

Vosse melanjutkan, “Tentang LMGT3, tujuan kami memprebaiki poin yang hilang di Spa.  Kami menang dari segi strategi di Imola tapia mat tidak beruntung di Spa.  Kami datang ke Le Mans dengan berada di bagian atas klasemenpa dan kini berusaha mendekatkan jarak. Kami memiliki mobil kompetitif serta pebalap hebat, Jadi kami berusaha tampil sempurna tanpa kesalahan. Jerih payah kami harus terbayar di Le Mans.” 

Vosse tidak melupakan adanya aspek lain dalam penampilan di Le Mans nanti, yaitu beberapa pebalap tim WRT melakukan debut mereka tahun ini, yaitu Leung, Marciello, Rossi, van der Linde dan Wittmann.

“Memang amat menakjubkan event ini berkembang terus dari tahun ke tahun. Nah, para staf kami pun jauh hari sudah serius melakukan persiapan.  Kami sadar kami sedang menghadapi laga besar. Saya juga menyaksikan emosi pebalap kami yang cukup tinggi, terlebih mereka yang baru pertama kali tampil di Le Mans. Mereka merasakan seolah berada dalam momen magik.  Bahkan untuk sekelas Vale sekali pun, ia akan merasa momen ini amat special, seperti mimpi yang jadi kenyataan. Sesuatu yang diharapkannya seperti diucapkannya pada jumpa pers pertama bersama kami.”

Pada special event ini, BMW dan WRT melakukan hal special pula, demi memenuhi rasa inginn tahu pendkung mereka, serta memenuhi selera pada kolektor. BMW M Hybrid V8 nomor 20 yang akan dikebut Robin Frijns, René Rast dan Sheldon van der Linde, merupakan mobil seni (BMW Art Car) ke-20. Sudah dipamerkan minggu lalu di depan public di Centre Pompidou di Paris, karya seni Art Car 2024 yang dirancang senniman New York Julie Mehretu – sebagai tindakk lanjut mobil seni yang sudah dilakukan BMW pada 1975 hasil rancangan Alexander Calder.

Mobil BMW M4 GT3 juga akan tampil baru di Le Mans, dengan warna baru bergaris secara tradisional biru kuning untuk nomor pintu 46 yang akan digenjot Ahmad Al Harthy, Maxime Martin dan Valentino Rossi.

Mobil satunya nomor 31 strip merah dan putih akan dikebut Augusto Farfus dari Brazil, pebalap kondang Indonesia Sean Gelael dan Darren Leung dari Inggris. Corak mobil ini terinspirasi dari corak BMW 3.0 CSL yang memenangi kelas IMSA pada 1977, dikenal dengan nama ‘UFO BMW’ diambil dari nama sponsornya pabrik jeans.

Le Mans 24 Jam yang berlangsung 16 Juni 2024, tidak saja merupakan putaran keempat FIA WEC 2024 yang semakin semarak dari tahun ke tahun, tetapi juga merupakan tomggak sejarah bagi BMW dan WTA dari sisi penampilan kendaraan serta para pebalapnya.  (fiawec / arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru