Saturday, December 03, 2022
Home > Nusantara > Lampu Kuning Untuk Kubu Jokowi, Prabowo Tempel Ketat

Lampu Kuning Untuk Kubu Jokowi, Prabowo Tempel Ketat

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta)- Konstelasi peta kekuatan antar Capres mulai bergeser. Kubu Prabowo menunjukkan peningkatan pesat, sementara Jokowi menurun, sehingga saat ini keduanya saling menempel dengan selisih Jokowi 45,8 % dan Prabowo 42,9%. Dengan jumlah  pemilih yang belum menentukan sebesar 11 %, maka segala kemungkinan bisa terjadi.

Survei Indo Barometer sebelum memasuki masa kampanye capres Jokowi masih unggul 13,5% atas Prabowo Subianto. Namun kini dua pekan menjelang Pilpres elektabilitas Prabowo mulai menguntit ketat Jokowi.

“Head to head calon presiden, Jokowi 45,3% dan Prabowo (42,9%). Suara belum memutuskan 11,7%. Head to head calon wakil presiden, Jusuf Kalla (44,6%) dan Hatta Rajasa (39,3%),” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dalam paparan hasil survei di Hotel Harris, Jl Dr Sahardjo No 191, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014).

Survei ini dilakukan pada tanggal 16 – 22 Juni 2014. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang dengan margin of error sebesar ± 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%.

Responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia (berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan). Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner.

Lampu Kuning

Melihat perbandingan hasil survei 28 Mei-4 Juni 2014 (sebelum kampanye) dan 16-22 Juni 2014 (masa kampanye) terlihat pergeseran suara yang signifikan di mana suara Prabowo-Hatta naik sekitar 6% dan suara Jokowi-JK turun sekitar 4%.

“Selisih suara kedua pasangan terpangkas sekitar 10%, dari sebelumnya 10,5% menjadi 3,4%,” kata Qodari.

Dengan kondisi itu, jika pada survei sebelum kampanye ‘lampu kuning’ ditujukan pada kubu Prabowo-Hatta, maka dalam survei masa kampanye ini, ‘lampu kuning’ dialamatkan pada kubu Jokowi-JK.

 “Jika dalam survei sebelumnya pasangan Prabowo-Hatta harus bekerja ekstra-keras mengejar ketertinggalan suara, maka dalam survei kali ini pasangan Jokowi-JK yang harus ekstra-keras menahan penurunan dan terus mempertahankan keunggulan,” katanya.

“Dengan hasil survei ini di mana Prabowo-Hatta 42,6% dan Jokowi-JK 46% serta rahasia/belum memutuskan 11,3%, maka sulit untuk memprediksi siapa pasangan yang akan menang dalam pilpres 9 Juli 2014 yang tinggal 10 hari lagi. Akhirnya, berpulang pada rakyat Indonesia jugalah yang akan menentukan siapa pemimpin republik yang mereka anggap tepat untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya. (Ais)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru