Tuesday, October 27, 2020
Home > Kota > Banjir Kurung Warga Jakarta dan Bekasi

Banjir Kurung Warga Jakarta dan Bekasi

MIMBAR-RAKYAT (Jakarta):  Sebagian besar wilayah di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang, kembali dikurung banjir. Hujan deras yang turun hampir sepanjang hari, Rabu (29/1),  membuat tidak hanya wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang kembali mengalami banjir, tetapi juga beberapa wilayah lainnya.

Di Jakarta Utara misalnya, sejumlah perumahan dan perkantoran di  Jalan Kapuk Raya ,  Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading, sertan wilayah Kebon Baru, Jalan Pegangsaan, dan sejumlah jalan utama lainnya terendam banjir cukup dalam antara 20 hingga 50 cm. Di Jakarta Selatan Jalan Tendean, di depan Tarakanita bahkan sempat tidak bisa dilalui kendaraan  untuk semua jenis.

Banjir hampir merata di kelima wilayah Jakarta, Rabu (29/1) tersebut, sehingga menyulitkan pengguna jalan. Akibatnya, pengendara sepeda motor nekat masuk ke jalan tol, seperti terjadi di ruas Cawang – Pondok Kelapa (tol Jakarta-Cikampek). Sejumlah pemotor juga nekat masuk ke jalan tol  Jagorawi dari arah TMII-Cililitan.

Di Bekasi tidak hanya komplek Perumahan Dosen IKIP, Bekasi Barat dan Perumnas 3 Bekasi Timurhttp://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=1003&campaignid=3&zoneid=427&loc=1&referer=http%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fread%2F2014%2F01%2F29%2F085018%2F2481414%2F10%2Fbanjir-rendam-pemukiman-di-bekasi-barat&cb=b1460b14cayang memang telah menjadi “langganan” banjir yang berubah menjadi lautan, tetapi beberapa komplek perumahan lain juga menalami hasl serupa.

Perumahan Duta Kranji Bintara, Bekasi Barat, Kayurigin, perumahan Nasio, perumahan Pondok Mitra Lestari, perumahan Narogong, dan perkampungan di Jalan Sepanjang Jaya, Bekasi, luber oleh banjir. Beberapa perumahan lain juga dikempung banjir, sehingga tidak sedikit penghuni terkurung di rumah masing-masing karena dilanda banjir.

Begitu juga beberapa perumahan di Tangerang. Hujan yang turun merata di Jabodetabek membuat sebagian masyarakat tidak bisa beraktifitas.

“Saya dan suami terpaksa tidak masuk kerja, karena banjir telah masuk selutut lebih ke rumah kami,” kata Dwi Astuti, warga Jalan Irian Jaya Raya, Perumnas 3 Bekasi. Hal serupa juga dialami oleh M Sipayung, warga perumahan Dosen IKIP di Bekasi Barat.

“Rumah kami kebanjiran cukup dalam. Akses keluar masuk perumahan  sudah tertutup sama sekali,” kata Sipayung.

Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), menyerukan agar Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) segera tutun tangan mengatasi permasalahan banjir di Jakarta dan sekitarnya. Jakarta, dikatakan,  tidak akan mampu mengatasi sendiri, provinsi sekitarnya harus dilibatkan. Untuk itu perlu campur tangan pemerintah pusat.

“Presiden harus mencari solusi agar banjir tidak lagi terjadi beberapa tahun mendatang. Teknisnya harus melibatkan tiga provinsi dan delapan kota,” kata Ketua IA ITB Jakarta, Hendry Harmen, ketika  memberikan bantuan kepada  korban banjir, Rabu (29/1), di Jalan MT Haryono, Pengadegan, Jakarta.***janet

Foto: Salah satu jalan utama di Perumnas 3 Kota Bekasi, Rabu (29/1) berubah menjadi aliran sungai, karena dilanda banjir cukup dalam. (Mimbar-Rakyat.com)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru