Wednesday, October 27, 2021
Home > Berita > KAI sukses layani 240.823 pelanggan Kereta Api pada libur Long Weekend

KAI sukses layani 240.823 pelanggan Kereta Api pada libur Long Weekend

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyapa seorang pelanggan KA Argo Cheribon dengan tujuan Jakarta, pekan lalu. Direksi KAI terjun langsung ke berbagai wilayah untuk memastikan pelayanan KAI berjalan baik di masa Long Weekend.(Foto PT KAI)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero melayani 240.823 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada Libur Long Weekend periode 27 Oktober s.d 2 November 2020. Jumlah tersebut naik 68% dibanding pekan sebelumnya periode 20 s.d 26 Oktober 2020 sebanyak 145.078 pelanggan.

“Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada msayarakat yang bepergian pada saat libur Long Weekend dengan tetap menjaga protokol pencegahan penyebaran Covid -19, sehingga perjalanan KA terselenggara dengan aman, lancar, terkendali, dan dan sehat, tanpa menimbulkan penyebaran klaster baru Covid-19 di transportasi kereta api,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, seperti tertera dalam siaran pers PT KAI yang diterima mimbar-rakyat.com, Rabu (4/11).

Didiek mengatakan, tanggal favorit pelanggan pada momen libur ini adalah 28 Oktober 2020 dimana KAI melayani sebanyak 37.143 pelanggan KA Jarak Jauh dan tanggal 1 November 2020 dimana KAI melayani sebanyak 53.007 pelanggan KA Jarak Jauh.

Jumlah pelanggan pada tanggal 1 November 2020 merupakan rekor tertinggi sejak KA Jarak Jauh dioperasikan kembali secara reguler pada 12 Juni 2020. Adapun yang menjadi rute favorit selama periode Long Weekend ini adalah Jakarta-Yogyakarta pp, Jakarta-Bandung pp, dan Jakarta-Surabaya pp.

Pada Long Weekend ini KAI mengoperasikan rata-rata 88 KA Jarak Jauh per hari, naik 20% dibandingkan pekan sebelumnya sebanyak rata-rata 74 KA Jarak Jauh per hari. Total tempat duduk yang disediakan adalah 267.204 tempat duduk, naik 20% dibandingkan pekan sebelumnya sebanyak 223.268 tempat duduk.

KAI hanya menjual 70% tiket dari total kapasitas tempat duduk dengan tujuan untuk menciptakan physical distancing selama dalam perjalanan dan sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Surat Edaran Dirjen Perkeretaapian No 14 tahun 2020

Didiek menambahkan, okupansi pelanggan KA Jarak Jauh pada periode liburan ini mencapai 90% dari tiket yang disediakan. Naik 64% dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Bahkan untuk tanggal 28 Oktober dan 1 November, penjualan tiket mencapai 100%.

Meski ada lonjakan jumlah pelanggan, KAI meyakini bahwa tidak ada klaster penularan Covid-19 pada transportasi kereta api. Hal ini dikarenakan KAI berkomitmen menerapkan protokol kesehatan dengan ketat

“KAI memastikan seluruh pelanggan mematuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan tersebut diantaranya pelanggan diharuskan dalam kondisi sehat, memakai masker, memakai face shield selama dalam perjalanan, dan membawa surat keterangan bebas Covid-19 yang masih berlaku,” tegas Didiek.

Untuk memudahkan pelanggan memenuhi persyaratan , KAI menyediakan layanan rapid test di 31 stasiun dengan harga terjangkau. Layanan ini juga bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait syarat perjalanan masyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru tanpa perlu mencari tempat rapid test di luar.

Masyarakat sangat terbantu akan hadirnya layanan ini, terbukti menjelang libur Long Weekend kemarin terjadi peningkatan peserta rapid test di stasiun. Pada periode tersebut KAI melayani 33.215 peserta rapid test. Naik 19% dibandingkan pekan sebelumnya yaitu sebanyak 27.961 peserta rapid test.

Puncaknya terjadi pada 28 Oktober yaitu sebanyak 6.818 peserta rapid test. Jumlah tersebut meningkat hampir 3 kali lipat dari rata-rata hanya 2.500 peserta per hari.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru