Monday, December 06, 2021
Home > Berita > Indonesia tuan rumah Olimpiade 2032 bukan untuk gagah-gagahan

Indonesia tuan rumah Olimpiade 2032 bukan untuk gagah-gagahan

Presiden Joko Widodo (Foto File BPMI Setpres)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Setelah sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga Asian Games dan Asian Para Games 2018, Indonesia kini membidik untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga terakbar, Olimpiade 2032. Ini bukan untuk gagah-gagahan, melainkan salah satu cara meningkatkan citra dan martabat bangsa.

Presiden Joko Widodo menyebut, kesuksesan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games membuka mata dunia bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk ajang internasional.

“Oleh sebab itu, 2018 kita secara resmi telah mencalonkan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun 2032. Untuk menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun 2032, kita harus bersaing dengan Australia, dengan Jerman, dengan Unifikasi Korea, dengan Qatar, dengan RRT, dan India,” ujar Presiden.

Ungkapan itu diisampaikan saat memimpin rapat terbatas dengan topik Rencana Pencalonan Indonesia menjadi Tuan Rumah Olimpiade Tahun 2032, melalui video konferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11), seperti diutip dari laman resmi Presiden RI, presdenri.go.id.

Menurut Presiden, menjadi tuan rumah Olimpiade bukanlah sesuatu untuk gagah-gagahan, melainkan salah satu cara untuk meningkatkan citra dan martabat bangsa. Karena itu, Presiden mengingatkan agar pencalonan ini harus dijadikan sebagai momentum untuk menata diri.

“Untuk memperbaiki berbagai hal yang selama ini masih kurang, mulai dari penyiapan infrastruktur keolahragaan, kemudian yang berkaitan dengan prestasi atlet, peningkatan visibilitas global sebagai kota penyelenggara, dan sebagainya,” ujarnya.

Presiden menyebut bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menetapkan norma baru untuk tuan rumah Olimpiade yang lebih sederhana dan hemat biaya. Presiden memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang baik dan meminta agar norma tersebut dipelajari dan diadaptasi.

“Kelihatannya filosofi yang baru ini Olimpiade bukan lagi untuk menunjukkan kemewahan, tetapi sejauh mana kreativitas, inovasi itu bisa dilakukan dalam mengimplementasikan norma baru yang diharapkan lebih hemat biaya dan lebih sederhana,” ungkapnya.

Presiden meminta agar peta jalan pencalonan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 disiapkan dengan baik dan berdasarkan lini masa yang telah ditetapkan oleh IOC.

“Penentuan tuan rumah ini akan ditetapkan di 2024 dan proses seleksi dimulai selambat-lambatnya 2023. Ini yang saya kira road map-nya perlu disiapkan,” kata Presiden.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru