Thursday, May 06, 2021
Home > Berita > Di TebingTinggi Ada Kampung Siaga Bencana

Di TebingTinggi Ada Kampung Siaga Bencana

Walikota Sebagai Narasumber pada kegiatan koordinasi, sosialisasi dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Mimbar-Rakyat.com (Tebing Tinggi) – Di kota TebingTinggi, Sumatera Utara, dibentuk kampung Siaga Bencana dan sebagai role model pembentukan Kampung Siaga Bencana adalah Kelurahan Bandar Utama dan Kelurahan Mandailing di Kecamatan Tebing Tinggi Kota.

Pembentukan Kampung Siaga Bencana itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Walikota TebingTinggi, Rabu, di Gedung Hj. Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo.

Dalam kegiatan koordinasi, sosialisasi dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB), yang diprakarsai Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, dan dihadiri Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan sebagai nara sumber pada acara itu.

Kegiatan itu juga dihadiri Sekda Kota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi , Kepala Seksi (Kasi) Bencana Alam Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumatera Utara Lihat Silalahi, BPBD Kota TebingTinggi, Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Tebingtinggi, Tagana Tebing Tinggi.

Pada pengarahannya, Walikota mengatakan, hal ini terjadi didasari konsolidasi organisasi pemerintah yang kuat dimulai dari kampung atau kelurahan dalam hal ini dengan perangkat sosial di dalamnya.

“Aman rumah tangga, aman lingkungan. Aman kelurahan, aman kecamatan. Aman Kecamatan, aman Kota. Maka ketahanan dan pertahanan yang utama itu adalah keluarga dan lingkungan itu tadi,” kata Walikota.

Walikota menambahkan, dsst ini yang punya daerah adalah kampung, karena Kampung atau Kelurahan inilah yang membentuk Kecamatan, maka ini berbasis Kampung.

“Dengan ada kampung Bencana akan mendekatkan pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat kepada masyarakat dan yang ikut bekerja di sini adalah masyarakat,” katanya.

“Kampung Siaga Bencana ini mengharapkan partisipasi dari masyarakat untuk membantu mengurus saudara – saudaranya yang ada disitu, maka dalam hal ini diperlukan koordinasi secara baik dan sinergitas secara baik antara warga di kampung,” kata Walikota.

Walikota menambahkan, konsep Kampung Bencana sudah melakukan pemetaan terhadap daerahnya. Bencana alam tidak hanya bencana karena alam tapi karena penyakit seperti sekarang pandemi Covid-19 yang membutuhkan kerjasama partisipasi dan diperlukan kesadaran masyarakat.

“Kita berharap kepada seluruh Lurah dan kepada Kepala Lingkungan (Kepling) agar berswadaya untuk menggerakan masyarakat supaya bisa mau ikut di kampung Siaga Bencana ini. Kami juga menghimbau kepada pengurus masjid – masjid untuk memantau lingkungannya apa bila ada terdampak Covid-19,” kata Walikota.  (al / arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru